Rabu, 22 November 2017 | 21.43 WIB
KiniNEWS>Gaya>Health>Ternyata Membersihkan Telinga Dengan Cotton Bud Bisa Berisiko

Ternyata Membersihkan Telinga Dengan Cotton Bud Bisa Berisiko

Reporter : Ary Syahputra | Sabtu, 31 Desember 2016 - 16:10 WIB

IMG-272

Ilustrasi

kini.co.id – Jika merasa gatal atau mulai merasa tidak nyaman di telinga, orang-orang pasti akan langsung terbiasa untuk membersihkan telingannya menggunakan cotton bud.

Namun tahukah Anda kalau kebiasaan seperti itu tidak baik? Faktanya, kita dilarang untuk memasukan benda apapun ke dalam telinga termasuk untuk membersihkan kotoran dengan cotton bud.

Dikutip dari HelloSehat, Sabtu (31/12/2016), menurut para ahli, membersihkan telinga dengan cotton bud bisa menyebabkan gangguan pendengaran hingga menyebabkan kerusakan pada saluran dalam telinga, kenapa?

Kita perlu kotoran telinga

Saluran dalam telinga memiliki sel khusus yang berfungsi untuk memproduksi cerumen, alias kotoran telinga. Produksi kotoran telinga ini bukannya tanpa alasan. William H. Shapiro, seorang audiologis dan rekanan profesor di NYU Langone Medical Center, menjelaskan bahwa kotoran telinga juga mengandung properti antibiotik dan anti jamur.

Sehingga terlalu sering membersihkan telinga bisa berakibat pada komplikasi telinga dan kulit, termasuk infeksi telinga dan eksim di bagian luar telinga.

Kenapa tak disarankan pakai cotton bud?

Walaupun residu kotoran telinga akan tetap ada dan menempel di kapas cotton bud saat Anda membersihkan telinga, tapi di saat yang bersamaan Anda juga mendorong dan memadatkan kotoran telinga semakin masuk jauh ke dalam, melewati tempat di mana produksi minyak dalam telinga terjadi (lokasi ideal di mana kotoran telinga harus tetap tinggal). Hal ini akan menimbulkan rasa sakit, tekanan, gangguan pendengaran sementara, hingga berisiko menusuk gendang telinga.

Gendang telinga yang tertusuk akan mudah sembuh dengan sendirinya, walaupun begitu, proses pemulihan akan memakan waktu yang cukup lama dan bisa berujung pada gangguan pendengaran konduktif.

Jadi, perlukah untuk tetap membersihkan telinga?

Terlalu sedikit kotoran telinga yang tersisa akan meningkatkan risiko infeksi. Setidaknya, ada sepuluh peptida antimikroba yang terkandung dalam kotoran telinga untuk mencegah bakteri dan jamur berkembang biak. Sementara itu, terlalu banyak kotoran telinga bisa meningkatkan kejadian infeksi dan kehilangan pendengaran. Oleh karena itu, Anda membutuhkan perawatan telinga yang pas.

Telinga memiliki mekanisme pembersihan mandiri. Lemak dan minyak dalam saluran telinga akan memerangkap segala partikel asing yang masuk ke dalam telinga dan membilasnya keluar sebagai kotoran telinga. Kotoran telinga, menurut Hicks, akan luruh dengan sendirinya tanpa Anda sadari.

Lalu bagaimana cara membersihkan telinga dengan aman?

Kebalikan dari saluran dalam telinga, bagian terluar telinga harus tetap dibersihkan secara rutin. Walaupun begitu, tetap hindari membersihkan telinga dengan cotton bud. Setelah mandi, cukup gunakan sedikit sabun, air, dan sebuah lap bersih untuk menggosok bagian luar telinga.

Metode seperti ini memang tidak akan memberikan efek telinga yang bersih kesat, namun kelembapan yang diberikan oleh kotoran telinga bagus untuk kesehatan telinga Anda. Telinga yang kesat sama sekali bersih dari kotoran telinga akan membuat saluran telinga kering dan terasa gatal.

Jika Anda tidak cukup puas hanya membersihkan telinga dengan kain lap basah, Anda bisa menggunakan larutan pembersih telinga yang dijual bebas di apotek atau supermarket terdekat. Cukup teteskan larutan tetes telinga tersebut untuk memudahkan Anda membersihkan telinga Anda.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
Riset kesehatan sebagai ‘kultur’ Ajinomoto
Food - Rabu, 22 November 2017 - 17:52 WIB

Riset kesehatan sebagai ‘kultur’ Ajinomoto

Sebagian besar orang tidak menyadari bahwa Ajinomoto Co hanya fokus pada pembuatan penyedap makanan, meski hal itu benar namun banyaknya ...
Buat kamu calon pengantin, Grandkemang Jakarta tawarkan honeymoon ke Bali gratis
Style - Minggu, 19 November 2017 - 11:10 WIB

Buat kamu calon pengantin, Grandkemang Jakarta tawarkan honeymoon ke Bali gratis

Dalam menyambut helatan Wedding Celebration Festival (WCF) 2017 yang akan berlangsung pada 24-26 November di Jakarta Convention Center (JCC). Grandkemang ...
Pasar fashion hijab di Indonesia menjanjikan
Style - Sabtu, 18 November 2017 - 12:22 WIB

Pasar fashion hijab di Indonesia menjanjikan

Presiden Jokowi memberikan isyarat bagi keluarga besar alumni Himpunan Mahasiswa Islam mengenai peluang industri fashion hijab.Pemerintah kata Jokowi sedang memberikan ...
Psikolog: LGBT Bisa Lebih Posesif dari Pasangan Normal
Hikmah - Sabtu, 18 November 2017 - 09:52 WIB

Psikolog: LGBT Bisa Lebih Posesif dari Pasangan Normal

Banyaknya kasus pembunuhan akibat kecemburuan oleh pasangan sejenis seringkali membuat miris.Teranyar, pembunuhan laki-laki di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, yang ...
Dunia adalah perhiasan dan wanita puncak kesenangan
Hikmah - Kamis, 16 November 2017 - 19:49 WIB

Dunia adalah perhiasan dan wanita puncak kesenangan

Hakikat kecantikan seorang perempuan, bukan Ia yang gemar bersolek, memanjakan diri untuk menarik perhatian lawan jenis. Karena perempuan yang dianggap ...
Bahaya intai dari obat nyamuk bakar
Health - Senin, 13 November 2017 - 02:16 WIB

Bahaya intai dari obat nyamuk bakar

Demi mengusir nyamuk, masyarakat masih banyak menggunakan obat nyamuk bakar. Selain harganya juga murah, obat nyamuk bakar cukup ampuh dalam ...