Selasa, 20 Februari 2018 | 06.43 WIB
KiniNEWS>Gaya>Health>Kandungan Minyak Sawit di Nutella Sebabkan Kanker ?

Kandungan Minyak Sawit di Nutella Sebabkan Kanker ?

Reporter : Bambang Medy | Sabtu, 14 Januari 2017 - 20:48 WIB

IMG-316

Nutella (ist)

kini.co.id – Kehebohan tentang keamanan produk Nutella terus bergaung. Kandungan minyak sawit di dalamnya berbahaya dan bisa menyebabkan kanker.

European Food Safety Authority pertengahan tahun 2016 mengeluarkan rilis tentang ditemukan kadar tinggi glycidyl fatty acid ester (GE) yang mungkin penyebab kanker (karsinogenik). Bahkan GE dengan kandungan lainnya dilaporkan berbahaya.

Belangan, produsen Nutella, Ferrero membantah hal itu. “Membuat Nutella tanpa minyak sawit akan menghasilkan subtistusi buruk untuk produk kami. Ini langkah mundur,” kata perwakilan perusahaan.

Taylor Wallace, PhD, profesor di departemen studi nutrisi dan makanan di George Mason University menyatakan, risiko komplikasi kesehatan potensial karena hal itu amatlah rendah.

“Sains itu masih baru dan tak ada badan ilmiah otoritatif seperti FDA yang tak merekomendasikan minyak sawit.” ujarnya.

Ferrero membela diri dengan menyebutkan tak memanaskan minyak cukup tinggi jadi tak menghasilkan zat karsinogenik. Minyak sawit mengandung lemak jenuh tinggi, tak bagus jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. Produk lain juga menggunakan minyak sawit, selai kacang, es krim dan roti kemasan.

“Komunitas ilmu nutrisi setuju bahwa lemak jenuh harus dikonsumsi sedang saja dan dibatasi tak lebih dari 10 persen kalori per hari. Jangan menghabiskan satu kemasan sekaligus, jadi tak perlu khawatir, ” sebut Wallace.

“Minyak sawit bukanlah zat pertama yang harus berhenti dikonsumsi. Makan berlebihan, kurang olahraga akan menyebabkan obesitas. Ini terbukti lebih membahayakan kesehatan dibandingkan efek negatif minyak sawit,” ujar Wallace.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
YLKI nilai BPOM kecolongan soal uji obat
Health - Sabtu, 17 Februari 2018 - 12:55 WIB

YLKI nilai BPOM kecolongan soal uji obat

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai Badan Pengawas Obat dan Makanan kecolongan dalam kasus Albothyl yang telah dibekukan izin edarnya. ...
PT Pharos resmi tarik peredaran Albothyl
Health - Sabtu, 17 Februari 2018 - 11:14 WIB

PT Pharos resmi tarik peredaran Albothyl

Setelah pembekuan izin edar Albothyl yang dikeluarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), PT Pharos Indonesia menyatakan akan menarik peredaran ...
Jomblo Lebih Boros dari yang Sudah Menikah, Ini Sebabnya
Trends - Sabtu, 10 Februari 2018 - 09:13 WIB

Jomblo Lebih Boros dari yang Sudah Menikah, Ini Sebabnya

Banyak yang berpikir bahwa menjadi single atau jomblo bisa lebih hemat daripada yang sudah menikah.Sebab jomblo hanya akan membiayai dirinya ...
Awas! Sebagian Besar Perokok Berawal dari Coba-coba
Health - Senin, 5 Februari 2018 - 09:59 WIB

Awas! Sebagian Besar Perokok Berawal dari Coba-coba

"Ayam berkokok di atas genteng, gak merokok gak ganteng."Pepatah demikian seringkali terdengar dari mulut para remaja yang menggandrungi rokok.Rokok nyatanya ...
Bupati Lebak kembali viral, panjat pohon durian setinggi lima meter
Woman - Sabtu, 3 Februari 2018 - 10:10 WIB

Bupati Lebak kembali viral, panjat pohon durian setinggi lima meter

Tingkah Bupati Lebak, Banten, Iti Octavia Jayabaya kembali menghebohkan dan viral di media sosial. Beberapa waktu lalu, video Iti Octavia ...
Olympic City gelar kompetisi maskot berhadiah puluhan juta tertarik ?
Style - Senin, 29 Januari 2018 - 11:17 WIB

Olympic City gelar kompetisi maskot berhadiah puluhan juta tertarik ?

Diawal tahun ini Olympic City ingin melibatkan masyarakat umum khususnya anak muda memberikan wadah untuk Mengembangkan ide kreatifitas dalam bentuk pembuatan desain Mascot Competition. Sesuai ...