Jumat, 19 Oktober 2018 | 18.36 WIB
KiniNEWS>Gaya>Health>Hamil di Usia 30 Tahun Perbesar Kemungkinan Anak Kembar

Hamil di Usia 30 Tahun Perbesar Kemungkinan Anak Kembar

Reporter : Rini Siregar | Selasa, 7 Februari 2017 - 15:47 WIB

IMG-430

Bayi kembar. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Banyak pasangan yang mendambakan anak kembar. Selain jarang terjadi, memiliki anak kembar juga dianggap cara efisien untuk menghasilkan keturunan lebih banyak dalam sekali kehamilan.

Seringkali, harapan para orangtua untuk memiliki anak kembar harus pupus. Sebab salahsatu faktor penting adalah garis keturunan kembar dalam keluarganya tidak ada.

Namun sebenarnya peluang memiliki anak kembar tanpa memiliki riwayat kembar dalam keluarga lumayan besar. Apalagi ketika ibu menunggu usia 30 tahun untuk hamil.

Sebab, ketika perempuan hamil di umur 30 tahun, lebih dari satu telur dapat dilepaskan, sehingga memungkinkan lebih dari satu sel telur dibuahi untuk ditanam ke dalam rahim.

Selain itu, cara lain adalah terapi infertilitas. Cara ini bisa menggunakan obat peningkat kesuburan ataupun lewat cara bayi tabung.

Bagi perempuan yang menjalani fertilisasi in vitro (bayi tabung), kemungkinan memiliki lebih dari satu anak adalah sekitar 20 sampai 40 persen.

Selain itu, penggunaan metode bayi tabung juga memperbesar kemungkinan kehamilan.

dr Suci Dwi Putri dari situs Klik Dokter juga mengatakan fertilisasi in vitro adalah prosedur memasukkan embrio multipel ke dalam rahim guna meningkatkan kemungkinan kehamilan dan meningkatkan kemungkinan anak kembar.

“Sekitar 25 sampai 30 persen kehamilan dari IVF adalah kembar, lima persen kembar tiga, dan satu persen adalah kembar empat,” ucapnya.

Ia juga menyarankan para orangtua yang ingin memiliki anak kembar berkonsultasi dengan dokter kesuburan baik sebelum menikah dan saat merencanakan kehamilan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
Health - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:51 WIB

Ini daftar negara yang harapan usianya tertinggi, RI meningkat

KONDISI lingkungan yang terus turun, pola makan yang tidak sehat, dan juga stres merupakan tantangan bagi kesehatan manusia di era ...
Health - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:37 WIB

Bawa bukti imuniasi anak jika mau ke Singapura

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) Singapura berencana menerapkan peraturan baru yang mengharuskan warga negara asing (WNA) untuk sudah memvaksinasi anaknya bila ingin ...
Hikmah - Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:53 WIB

Segera akhiri hubungan, jika ada kekerasan fisik

KEKERASAN fisik yang terjadi di rumah tangga semakin marak terjadi. Namun, tindak kekerasan di luar ikatan perkawinan antara pasangan yang ...
Health - Kamis, 18 Oktober 2018 - 13:18 WIB

Hati-hati, rutin makan mi instan, pelajar 18 tahun meninggal

SEORANG siswa 18 tahun dilaporkan meninggal karena menderita kanker perut setelah mengonsumsi mi instan setiap malam.Dikutip dari news.seehua.com (16/10/2018) via ...
Woman - Kamis, 18 Oktober 2018 - 09:27 WIB

Mengganggu Penampilan, Lakukan Treatment Sederhana Ini Agar Pori-Pori Mengecil

ori-pori besar sering membuat orang kesal. Selain mengganggu penampilan pori-pori besar juga bisa membuat kulit wajah bermasalah dan rentan kemasukan ...
- Rabu, 17 Oktober 2018 - 17:44 WIB

Cegah anak kecanduan gawai dimulai dari orangtua

KASUS kecanduan gawai sebetulnya berawal dari penggunaannya yang terlalu berlebihan dan tidak dibarengi sikap bijak menggunakan gawai. Banyak orang yang ...