Minggu, 25 Februari 2018 | 14.10 WIB
KiniNEWS>Gaya>Health>Hamil di Usia 30 Tahun Perbesar Kemungkinan Anak Kembar

Hamil di Usia 30 Tahun Perbesar Kemungkinan Anak Kembar

Reporter : Rini Siregar | Selasa, 7 Februari 2017 - 15:47 WIB

IMG-430

Bayi kembar. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Banyak pasangan yang mendambakan anak kembar. Selain jarang terjadi, memiliki anak kembar juga dianggap cara efisien untuk menghasilkan keturunan lebih banyak dalam sekali kehamilan.

Seringkali, harapan para orangtua untuk memiliki anak kembar harus pupus. Sebab salahsatu faktor penting adalah garis keturunan kembar dalam keluarganya tidak ada.

Namun sebenarnya peluang memiliki anak kembar tanpa memiliki riwayat kembar dalam keluarga lumayan besar. Apalagi ketika ibu menunggu usia 30 tahun untuk hamil.

Sebab, ketika perempuan hamil di umur 30 tahun, lebih dari satu telur dapat dilepaskan, sehingga memungkinkan lebih dari satu sel telur dibuahi untuk ditanam ke dalam rahim.

Selain itu, cara lain adalah terapi infertilitas. Cara ini bisa menggunakan obat peningkat kesuburan ataupun lewat cara bayi tabung.

Bagi perempuan yang menjalani fertilisasi in vitro (bayi tabung), kemungkinan memiliki lebih dari satu anak adalah sekitar 20 sampai 40 persen.

Selain itu, penggunaan metode bayi tabung juga memperbesar kemungkinan kehamilan.

dr Suci Dwi Putri dari situs Klik Dokter juga mengatakan fertilisasi in vitro adalah prosedur memasukkan embrio multipel ke dalam rahim guna meningkatkan kemungkinan kehamilan dan meningkatkan kemungkinan anak kembar.

“Sekitar 25 sampai 30 persen kehamilan dari IVF adalah kembar, lima persen kembar tiga, dan satu persen adalah kembar empat,” ucapnya.

Ia juga menyarankan para orangtua yang ingin memiliki anak kembar berkonsultasi dengan dokter kesuburan baik sebelum menikah dan saat merencanakan kehamilan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
YLKI nilai BPOM kecolongan soal uji obat
Health - Sabtu, 17 Februari 2018 - 12:55 WIB

YLKI nilai BPOM kecolongan soal uji obat

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai Badan Pengawas Obat dan Makanan kecolongan dalam kasus Albothyl yang telah dibekukan izin edarnya. ...
PT Pharos resmi tarik peredaran Albothyl
Health - Sabtu, 17 Februari 2018 - 11:14 WIB

PT Pharos resmi tarik peredaran Albothyl

Setelah pembekuan izin edar Albothyl yang dikeluarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), PT Pharos Indonesia menyatakan akan menarik peredaran ...
Jomblo Lebih Boros dari yang Sudah Menikah, Ini Sebabnya
Trends - Sabtu, 10 Februari 2018 - 09:13 WIB

Jomblo Lebih Boros dari yang Sudah Menikah, Ini Sebabnya

Banyak yang berpikir bahwa menjadi single atau jomblo bisa lebih hemat daripada yang sudah menikah.Sebab jomblo hanya akan membiayai dirinya ...
Awas! Sebagian Besar Perokok Berawal dari Coba-coba
Health - Senin, 5 Februari 2018 - 09:59 WIB

Awas! Sebagian Besar Perokok Berawal dari Coba-coba

"Ayam berkokok di atas genteng, gak merokok gak ganteng."Pepatah demikian seringkali terdengar dari mulut para remaja yang menggandrungi rokok.Rokok nyatanya ...
Bupati Lebak kembali viral, panjat pohon durian setinggi lima meter
Woman - Sabtu, 3 Februari 2018 - 10:10 WIB

Bupati Lebak kembali viral, panjat pohon durian setinggi lima meter

Tingkah Bupati Lebak, Banten, Iti Octavia Jayabaya kembali menghebohkan dan viral di media sosial. Beberapa waktu lalu, video Iti Octavia ...
Olympic City gelar kompetisi maskot berhadiah puluhan juta tertarik ?
Style - Senin, 29 Januari 2018 - 11:17 WIB

Olympic City gelar kompetisi maskot berhadiah puluhan juta tertarik ?

Diawal tahun ini Olympic City ingin melibatkan masyarakat umum khususnya anak muda memberikan wadah untuk Mengembangkan ide kreatifitas dalam bentuk pembuatan desain Mascot Competition. Sesuai ...