Kamis, 26 April 2018 | 08.35 WIB
KiniNEWS>Gaya>Health>Kurang Tidur Bisa Sebabkan Bunuh Diri

Kurang Tidur Bisa Sebabkan Bunuh Diri

Reporter : Bayu Putra | Kamis, 23 Februari 2017 - 17:49 WIB

IMG-528

Ilustrasi (kininews/ist)

kini.co.id – Awas, bahaya mengancam Anda jika istirahat kurang dari empat jam per hari. Bahkan risiko gangguan mental hingga bunuh diri menghantui Anda.

Peneliti dari Kangbuk Samsung Medical Center di Korsel membuat survei dengan melibatkan 202.629 pekerja berusia 20-40 tahun yang datang ke rumah sakit untuk pemeriksaan kesehatan pada tahun 2014.

Alhasil, muncul kesimpulan mereka yang kurang tidur prevalensi depresi adalah 9,1 persen, atau empat kali lipat dibandingkan 2 persen orang-orang yang tidur tujuh jam.

Bahkan Prevalensi kecemasan dan pikiran bunuh diri pada mereka yang kurang tidur sekitar 16 persen dan 12,7 persen, lebih tinggi dibanding mereka yang cukup tidur yakni 4,3 persen dan 5 persen.

Bahaya mental terus mendekati orang yang kurang tidur. Walaupun tingkatan itu lebih rendah. Apalagi orang yang bekerja di lingkungan penuh tekanan.

Angka stres berisiko 1,9 kali lebih tinggi membuatnya berpikir untuk bunuh diri dibandingkan yang tidur empat jam atau kurang dari tujuh jam.

Mereka yang tidur empat jam atau kurang lebih cenderung nekat melakukan bunuh diri 2,2 kali lebih sering dibandingkan yang tidur tujuh jam.

“Kita mungkin dapat mencegah depresi, serangan kecemasan, dan bahkan bunuh diri jika bisa menjamin para karyawan bisa tidur tujuh jam setiap harinya,” kata perwakilan Workplace Mental Health Institute, Lim Se-won.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
Jamuan tahu campur menteri Imam Nahrawi
Food - Senin, 11 Desember 2017 - 18:36 WIB

Jamuan tahu campur menteri Imam Nahrawi

Peserta Kirab Pemuda Indonesia 2017 yag dijamu di rumah dinas Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, di Jalan Widya Chandra, ...
Cantiknya wanita suku Tajik di China, ga ada sipit-sipitnya
Woman - Senin, 4 Desember 2017 - 08:03 WIB

Cantiknya wanita suku Tajik di China, ga ada sipit-sipitnya

Dengan penduduk sekitar 30.000 jiwa, suku Tajik tinggal di kota Tashkurgan yang terletak di dataran pegunungan Pamir di sepanjang perbatasan ...
Ketika Al Liwa dan ar Rayah masih jadi nyinyiran
Hikmah - Minggu, 3 Desember 2017 - 09:04 WIB

Ketika Al Liwa dan ar Rayah masih jadi nyinyiran

Dalam reuni 212 di Monas, Sabtu (2/12) kemarin, ratusan bendera tauhid baik berwarna hitam maupun putih berkibar di tengah-tengah lautan ...
Tipe – tipe netizen, yang terakhir bikin sakit kepala
Trends - Jumat, 1 Desember 2017 - 17:45 WIB

Tipe – tipe netizen, yang terakhir bikin sakit kepala

Dijaman secanggih ini nih apa - apa share di sosial media entah itu cuman curhat, foto, video, berita dan lainnya. ...
Olympic Furniture “Ekspansi” ke bsnis property
Trends - Kamis, 30 November 2017 - 16:38 WIB

Olympic Furniture “Ekspansi” ke bsnis property

Bertepatan dengan hari Bangkit Olympic Group yang digelar setiap tanggal 29 November, Olympic City menggelar acara peletakan batu pertama atau groundbreaking infrastruktur ...
Puluhan kamera ‘bidik’ model MALE Indonesia dalam Glam Photohunt 2017
Trends - Senin, 27 November 2017 - 17:14 WIB

Puluhan kamera ‘bidik’ model MALE Indonesia dalam Glam Photohunt 2017

Puluhan kamera fotografer amatir dan pro, Sabtu (25/11) lalu tampak menahan nafasnya dengan bidikan objek yang aduhai.Namun dengan tetap semangat ...