Sunday, 22 July 2018 | 19.22 WIB
KiniNEWS>Gaya>Health>Lebih Buruk dari Merokok, Begini Bahaya Duduk 8 Jam di Tempat Kerja

Lebih Buruk dari Merokok, Begini Bahaya Duduk 8 Jam di Tempat Kerja

Reporter : Rini Siregar | Monday, 13 March 2017 - 16:05 WIB

IMG-607

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Pekerjaan kadang-kadang memang mengharuskan seseorang berada di kantor untuk waktu yang lama. Bahkan setiap harinya karyawan banyak yang menghabiskan waktunya dengan duduk diam di satu tempat.

Tanpa sadar mereka telah menimbun bahaya untuk diri mereka sendiri dengan waktu lama.

Sebuah studi bahkan menunjukkan duduk selama 8 jam setiap hari memiliki resiko jauh lebih buruk daripada merokok. Kenapa?

Meningkatkan Resiko Serangan Jantung

Sebuah studi tahun 2009 terhadap 17.000 orang menunjukkan bahwa mereka yang lebih banyak menjalani harinya dengan duduk memiliki 54 persen risiko kemungkinan terkena serangan jantung.

Pada tahun 2010, studi dengan skala lebih luas terhadap 123.000 orang menunjukkan bahwa pria yang duduk selama enam jam atau lebih dalam satu hari punya risiko kematian 20 persen lebih tinggi dibandingkan dengan pria yang duduk selama tiga jam atau kurang dalam satu hari.

Kabar buruknya, bagi wanita persentase kematiannya bahkan 40 persen lebih tinggi.

Tidak Bisa Ditawar dengan Olahraga

Bagi sebagian orang, menebus kebiasaan buruk duduk terlalu lama adalah dengan melakukan olahraga berat dengan teratur.

Riset menunjukkan, bahwa meskipun rajin berolahraga saat sedang tidak duduk, risiko yang sama tetap berlaku pada tubuh manusia.

Dengan kata lain, mungkin mereka sering pergi ke tempat kebugaran tetapi kalau lebih banyak menghabiskan hari dengan duduk di tempat, berarti mereka sedang menimbun kerusakan permanen dalam tubuh.

Istirahat Panjang Kinerja Otot

Duduk juga kan mengakibatkan istirahat panjang kinerja otot sebab begitu seseorang duduk, otot-ototnya akan berhenti bekerja.

Dengan tidak bergeraknya otot maka konsumsi energi turun ke titik terendah, satu kalori per menit, atau sepertiga dari kalori yang dibakar saat berjalan.

Selain itu, produksi enzim-enzim yang bertugas untuk membersihkan lemak dalam aliran darah juga menurun, menyebabkan kadar HDL (kolesterol baik) menurun. Risiko obesitas juga naik.

“Duduk dalam jangka waktu yang lama dampaknya mematikan,” jelas Dr. James Levine, seorang periset dari Mayo Clinic yang sejak hampir 20 tahun lalu mulai menggaungkan bahaya duduk. Dengan kata lain, kursi dapat membunuhmu.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
Food - Monday, 11 December 2017 - 18:36 WIB

Jamuan tahu campur menteri Imam Nahrawi

Peserta Kirab Pemuda Indonesia 2017 yag dijamu di rumah dinas Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, di Jalan Widya Chandra, ...
Woman - Monday, 4 December 2017 - 08:03 WIB

Cantiknya wanita suku Tajik di China, ga ada sipit-sipitnya

Dengan penduduk sekitar 30.000 jiwa, suku Tajik tinggal di kota Tashkurgan yang terletak di dataran pegunungan Pamir di sepanjang perbatasan ...
Hikmah - Sunday, 3 December 2017 - 09:04 WIB

Ketika Al Liwa dan ar Rayah masih jadi nyinyiran

Dalam reuni 212 di Monas, Sabtu (2/12) kemarin, ratusan bendera tauhid baik berwarna hitam maupun putih berkibar di tengah-tengah lautan ...
Trends - Friday, 1 December 2017 - 17:45 WIB

Tipe – tipe netizen, yang terakhir bikin sakit kepala

Dijaman secanggih ini nih apa - apa share di sosial media entah itu cuman curhat, foto, video, berita dan lainnya. ...
Trends - Thursday, 30 November 2017 - 16:38 WIB

Olympic Furniture “Ekspansi” ke bsnis property

Bertepatan dengan hari Bangkit Olympic Group yang digelar setiap tanggal 29 November, Olympic City menggelar acara peletakan batu pertama atau groundbreaking infrastruktur ...
Trends - Monday, 27 November 2017 - 17:14 WIB

Puluhan kamera ‘bidik’ model MALE Indonesia dalam Glam Photohunt 2017

Puluhan kamera fotografer amatir dan pro, Sabtu (25/11) lalu tampak menahan nafasnya dengan bidikan objek yang aduhai.Namun dengan tetap semangat ...
Place your ads here...