Kamis, 14 Desember 2017 | 01.23 WIB
KiniNEWS>Gaya>Health>Tahan BAB, Apa yang Terjadi ?

Tahan BAB, Apa yang Terjadi ?

Reporter : Bayu Putra | Rabu, 15 Maret 2017 - 21:53 WIB

IMG-615

Ilustrasi. (ist)

kini.co.id – Anda suka menahan buang air besar (BAB) ? Sempitnya waktu dan tak ada lokasi nyaman untuk membuang kotoran sering kali jadi alasan.

Barangkali, sesak ingin mengeluarkan kotoran semakin sulit. Ketika Anda terjebak di dalam kemacetan kota. Sudah pasti kondisi itu tak nyaman.

Apa yang akan terjadi bila Anda terlalu lama menahan BAB ?

“Sebenarnya, menahan BAB bukan ide yang baik walau kadang terpaksa kita lakukan,” ucap Dr Niket Sonpal, asisten profesor klinis di Tuoro College of Osteopathic Medicine di New York.

Setelah dua jam menahan BAB, Ini kata Sonpal, “Anda akan benar-benar sulit untuk menahan feses, agar tidak keluar sehingga harus mengencangkan otot sfingter (otot lingkar di anus).

Lalu, beberapa jam pertama, Anda merasakan tekanan di perut, seperti kram. Rasa kembung pun mulai melanda, bergas dan tak nyaman saat bergerak.

Setelah enam jam menahan BAB, ucap Sonpal, “Tubuh Anda mulai merasakan dampak dari keberadaan kotoran Anda sendiri,”.

Kemudian, Anda barangkali tidak lagi merasakan sakit perut. Bukan karena kotoran menghilang tapi, Anda jadi sembelit. Setelah 12 jam menahan BAB, kotoran semakin keras teksturnya akan terbentuk. Karena feses sudah mengeras, Anda akan mengalami kesulitan, pendarahan dan bahkan menyebabkan anus sedikit robek.

“Saya tidak pernah mendengar ada orang meninggal akibat menahan feses. Tetapi, pada orang dewasa, menahan bbuang air besar terlalu lama dan sering akan menyebabkan impaksi, di mana tinja jadi keras membatu,” ungkap Sonpal.

Lebih baik segeralah BAB jika sudah merasakannya. Carilah toilet terdekat.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
Jam lima sore adalah waktu Uber banyak di pesan di Indonesia
Trends - Rabu, 13 Desember 2017 - 15:33 WIB

Jam lima sore adalah waktu Uber banyak di pesan di Indonesia

Perusahaan rintisan daring transportasi, Uber, merilis tren mobilitas, pola penggunaan dari masing-masing penumpang sepanjang 2017.Uber, dalam menemani perjalanan warga dunia ...
Jamuan tahu campur menteri Imam Nahrawi
Food - Senin, 11 Desember 2017 - 18:36 WIB

Jamuan tahu campur menteri Imam Nahrawi

Peserta Kirab Pemuda Indonesia 2017 yag dijamu di rumah dinas Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, di Jalan Widya Chandra, ...
Cantiknya wanita suku Tajik di China, ga ada sipit-sipitnya
Woman - Senin, 4 Desember 2017 - 08:03 WIB

Cantiknya wanita suku Tajik di China, ga ada sipit-sipitnya

Dengan penduduk sekitar 30.000 jiwa, suku Tajik tinggal di kota Tashkurgan yang terletak di dataran pegunungan Pamir di sepanjang perbatasan ...
Ketika Al Liwa dan ar Rayah masih jadi nyinyiran
Hikmah - Minggu, 3 Desember 2017 - 09:04 WIB

Ketika Al Liwa dan ar Rayah masih jadi nyinyiran

Dalam reuni 212 di Monas, Sabtu (2/12) kemarin, ratusan bendera tauhid baik berwarna hitam maupun putih berkibar di tengah-tengah lautan ...
Tipe – tipe netizen, yang terakhir bikin sakit kepala
Trends - Jumat, 1 Desember 2017 - 17:45 WIB

Tipe – tipe netizen, yang terakhir bikin sakit kepala

Dijaman secanggih ini nih apa - apa share di sosial media entah itu cuman curhat, foto, video, berita dan lainnya. ...
Olympic Furniture “Ekspansi” ke bsnis property
Trends - Kamis, 30 November 2017 - 16:38 WIB

Olympic Furniture “Ekspansi” ke bsnis property

Bertepatan dengan hari Bangkit Olympic Group yang digelar setiap tanggal 29 November, Olympic City menggelar acara peletakan batu pertama atau groundbreaking infrastruktur ...