Jumat, 19 Oktober 2018 | 17.59 WIB
KiniNEWS>Gaya>Health>Hati-hari Kurang Konsumsi Buah dan Sayur

Hati-hari Kurang Konsumsi Buah dan Sayur

Reporter : Ary Syahputra | Kamis, 20 Juli 2017 - 14:00 WIB

IMG-709

Ilustrasi makan buah dan sayur (kininews/ist)

kini.co.id – Riset Kesehatan Dasar 2013 membuktikan 93 persen masyarakat berusia 10 tahun ke atas minim mengonsumsi buah dan sayur. Tapi, kesannya tak masalah tapi kekurangan asupan sayur dan buah bisa menimbulkan masalah kesehatan.

Dokter spesialis gizi klinik dari RSCM, Fiastuti Witjaksono menyebutkan, buah dan sayur sangat diperlukan oleh tubuh. Seperti, vitamin, mineral, anti oksidan, serat, zat-zat gizi dari tumbuhan hingga cairan.

Karena fungsi serat dari sayuran guna menjaga kadar gula darah di dalam tubuh. Kadar gula tidak akan mengalami peningkatan yang drastis jika Anda mengkonsumsi sayur dengan cukup.

“Serat larut akan membantu penyerapan gula lebih lambat,” ucap Fiastuti.

Dia menyebutkan juga buah memiliki peran penting dalam membantu proses pencernaan. Kandungan prebiotik pada buah dapat membantu menjaga sel-sel usus agar dapat bekerja secara baik.

Sehingga kekurangan asupan sayur dan buah berpotensi menyebabkan beberapa masalah kesehatan seperti konstipasi atau sembelit.

Menurut data WHO dan FAO 2003 silam, kekurangan buah dan sayur bisa berakibat risiko kematian akibat sejumlah penyakit tidak menular (PTM). Misalnya, kematian akibat kanker saluran cerna karena kurang asupan buah dan sayur sebesar 14 persen, penyakit jantung koroner 11 persen dan stroke sebesar 9 persen.

Fiastuti menyarankan masyarakat mulai meningkatkan asupan sayur dan buah. Rekomendasi asupan sayur menurut Tumpeng Gizi Seimbang dari Kementerian Kesehatan adalah 3-5 porsi perhari. Sedangkan rekomendasi asupan buah adalah 2-3 porsi per hari.

“Tapi pilih buah jangan yang terlalu manis seperti sawo, nangka atau klengkeng. Jambu biji

saya kira bagus sekali,” ujar Fiastuti.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
Health - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:51 WIB

Ini daftar negara yang harapan usianya tertinggi, RI meningkat

KONDISI lingkungan yang terus turun, pola makan yang tidak sehat, dan juga stres merupakan tantangan bagi kesehatan manusia di era ...
Health - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:37 WIB

Bawa bukti imuniasi anak jika mau ke Singapura

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) Singapura berencana menerapkan peraturan baru yang mengharuskan warga negara asing (WNA) untuk sudah memvaksinasi anaknya bila ingin ...
Hikmah - Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:53 WIB

Segera akhiri hubungan, jika ada kekerasan fisik

KEKERASAN fisik yang terjadi di rumah tangga semakin marak terjadi. Namun, tindak kekerasan di luar ikatan perkawinan antara pasangan yang ...
Health - Kamis, 18 Oktober 2018 - 13:18 WIB

Hati-hati, rutin makan mi instan, pelajar 18 tahun meninggal

SEORANG siswa 18 tahun dilaporkan meninggal karena menderita kanker perut setelah mengonsumsi mi instan setiap malam.Dikutip dari news.seehua.com (16/10/2018) via ...
Woman - Kamis, 18 Oktober 2018 - 09:27 WIB

Mengganggu Penampilan, Lakukan Treatment Sederhana Ini Agar Pori-Pori Mengecil

ori-pori besar sering membuat orang kesal. Selain mengganggu penampilan pori-pori besar juga bisa membuat kulit wajah bermasalah dan rentan kemasukan ...
- Rabu, 17 Oktober 2018 - 17:44 WIB

Cegah anak kecanduan gawai dimulai dari orangtua

KASUS kecanduan gawai sebetulnya berawal dari penggunaannya yang terlalu berlebihan dan tidak dibarengi sikap bijak menggunakan gawai. Banyak orang yang ...