Sabtu, 20 Januari 2018 | 06.13 WIB
KiniNEWS>Gaya>Health>Ingat! Jangan Letakkan Makanan Terbuka Kalau Tak Mau Makan Belatung

Ingat! Jangan Letakkan Makanan Terbuka Kalau Tak Mau Makan Belatung

Reporter : Rini Siregar | Senin, 31 Juli 2017 - 13:09 WIB

IMG-716

Belatung anak lalat. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Belatung merupakan binatang menjijikkan yang tiba-tiba bisa muncul di makanan. Padahal makanan tersebut belum busuk tapi kok bisa berulat?

Asal-usul belatung itu bisa jadi dari lalat yang baru menghinggapi makanan. Ya, makanan yang dibiarkan terbuka merupakan santapan kegemaran lalat.

Lalat bukan saja memakan makanan itu, tapi juga meninggalkan bonus berupa belatung atau anak lalat dengan jumlah yang banyak. Yuck!

Lalat betina dapat bertelur dalam sehari 50-150 butir. Telur-telur ini akan menetas dalam waktu 1×24 jam.

Dan biasanya lalat akan mencari tempat yang dapat menyediakan makanan saat telur tersebut menetas menjadi larva, paling tidak untuk 7 hari kedepan. Setelah seminggu larva akan berubah menjadi pupa (seperti kepompong pada kupu-kupu), sebelum menjadi lalat yang sempurna.

Kebanyakan lalat juga membawa ulat-ulat yang sudah menetas dalam perutnya dan meninggalkannya di makanan yang mereka hinggapi. Sehingga jangan heran jika Anda menemukan atau tak sengaja memakan ulat meskipun makanan itu masih baru.

Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Berbicara soal mengatakasi belatung, berarti bicara bagaimana mengatasi lalat. Pastikan rumah Anda bersih dan bebas lalat.

Pasanglah kawat nyamuk, agar lalat tak bebas keluar masuk rumah. Jangan lupa, pakailah sangi, atau penutup makanan agar makanan tidak dihinggapi lalat dan serangga lain. Jangan biarkan makanan diletakkan di tempat terbuka tanpa penutup.

Kebersihan lingkungan juga yang paling utama. Rajinlah membersihkan rumah dan membuang sampah. Semprot rumah secara teratur dengan racun serangga, begitu juga tong sampah yang sudah kosong. Semprotkan racun serangga sehingga larva lalat juga ikut mati.

Jangan biarkan sampah di rumah kamu menumpuk terlalu lama (apalagi sampah basah) sampai berbau.

Penyakit dari Lalat

Beberapa penyakit menular dapat disebarkan oleh lalat yang berterbangan di makanan Anada. Diantaranya Disentri.

Disentri adalah peradangan usus besar yang ditandai dengan sakit perut dan buang air besar. Pesakit akan membuang air besar sehingga berulang-ulang boleh menyebabkan pe\nderita kehilangan banyak cairan dan darah. Penyebab disentri adalah infeksi parasit ENTAMOEBA HISTOLYTICA yang menyebabkan disentri amuba dan infeksi bakteria golongan SHIGELLA yang menjadi penyebab DISENTRI BASILER.

Selain itu, lalat juga bisa membawa diare. Di dunia ke-3, diare adalah penyebab utama kematian balita, dan juga membunuh lebih dari 1.5 juta orang per tahun.

Keadaan ini merupakan gejala dari luka, alergi (fruktose, laktose), makanan yang asam, pedas atau bersantan secara berlebihan. Kebanyakkan diare disebabkan oleh infeksi virus tetapi juga dikaitkan dengan racun bakteria.

Lalat juga menyebabkan demam Thypoid. Thypoid adalah infeksi sistemik yang menyerang saluran pencernaan. Sebelum abad ke-19 penyakit ini dianggap sama dengan tipus. Demam tipus merupakan salah satu bahagian thypoid. SALMONELLA THYPI dan PARATYPHI hanya menyerang manusia. Organisme ini menyerang melalui makanan atau air yang terdedah pada kotoran manusia yang terinfeksi.

Penyakit kolera juga merupakan penyakit yang dibawa lalat. Kolera adalah satu infeksi usus kecil bakteria VIBRO CHOLERAE. Bakteria kolera menghasilkan racun yang menyebabkan usus halus melepaskan sejumlah besar cairan yang banyak mengandungi garam dan mineral kerana bakteria sensitif terhadap asam.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
Cilok bumbu di mega proyek Bandara Kertajati
Food - Sabtu, 13 Januari 2018 - 20:42 WIB

Cilok bumbu di mega proyek Bandara Kertajati

Biasanya, cilok jajanan berbentuknya bulat, kecil, ditemui sebagai jajanan anak SD.Namun, anda akan heran jika nemuin cilok di kawasan Bandara ...
Viral pengantin pria ini pingsan usai peluk sang mantan nyanyi di pernikahannya
Trends - Jumat, 12 Januari 2018 - 14:25 WIB

Viral pengantin pria ini pingsan usai peluk sang mantan nyanyi di pernikahannya

Video seorang pengantin pria pingsan di hari pernikahannya viral di media sosial.Dalam video yang diunggah sejumlah akun media sosial itu ...
Kaya Manfaat, Bumil Jangan Ragu Konsumsi Manggis
Health - Selasa, 9 Januari 2018 - 08:54 WIB

Kaya Manfaat, Bumil Jangan Ragu Konsumsi Manggis

Masa kehamilan adalah masa dimana tubuh butuh nutrisi lebih untuk janin yang ada dalam perut berkembang dengan baik.Untuk itu para ...
Wah! Anak Kidal Bisa Terlihat dari Pantauan USG
Health - Senin, 8 Januari 2018 - 10:58 WIB

Wah! Anak Kidal Bisa Terlihat dari Pantauan USG

Anak yang berbakat kidal atau dominan menggunakan tangan dan kaki kiri ternyata sudah dapat dideteksi sejak dalam kandungan.Bahkan bakat kidal ...
Resiko Lebih Besar, Inilah Kenapa Wanita Harus Berhenti Merokok Sekarang
Health - Selasa, 2 Januari 2018 - 10:10 WIB

Resiko Lebih Besar, Inilah Kenapa Wanita Harus Berhenti Merokok Sekarang

Industri rokok di Indonesia menyasar setiap orang baik pria maupun wanita di berbagai kalangan dan umur. Terlebih di era modern, ...
Hore! Zodiak Ini Akan Terbebas dari Status Jomblo di 2018
Trends - Rabu, 27 Desember 2017 - 11:20 WIB

Hore! Zodiak Ini Akan Terbebas dari Status Jomblo di 2018

Status jomblo bukanlah masalah bagi sejumlah orang. Namun bagi sebagian lainnya, status jomblo dianggap menyebalkan seperti kutukan.Sehingga tak jarang seorang ...