Jumat, 19 Oktober 2018 | 18.42 WIB
KiniNEWS>Gaya>Health>Fakta! Perselingkuhan Merusak Mental

Fakta! Perselingkuhan Merusak Mental

Reporter : Rini Siregar | Jumat, 25 Augu 2017 - 09:02 WIB

IMG-814

Ilustrasi selingkuh (ist)

Jakarta, kini.co.id – Perselingkuhan merupakan hal terlarang namun banyak yang melakukannya. Sanking maraknya, perselingkuhan dianggap sebagai bumbu kehidupan yang tak terelakkan.

Bahkan sejumlah orang menganggap perselingkuhan bukanlah kesalahan karena mereka merasa lebih baik atau lebih nyaman ketimbang bersama pasangan resminya. Sehingga mereka berubah menjadi merasa tak bersalah, mereka bahkan menyalahkan pasangan dan orang yang menudingnya karena selingkuh.

Tapi tahukah Anda, sikap merasa tak bersalah itu adalah bukti bahwa mental Anda telah rusak. Merasa perselingkuhan itu wajar, berarti Anda sakit secara mental.

Perceraian produser Hollywood, Kai Cole dengan Joss Whedon bisa dijadikan contoh.

Dari sebuah kalimat sederhana namun menyentuh atas apa ia alami, dituangkan di Twitter. Perceraian yang terjadi akibat perselingkuhan.

“Hal yang paling mengejutkan terjadi pada saya dan banyak orang bereaksi keras atas kejadian itu. (Mereka memberi tekanan terhadap diri saya),” tulis Cole di Twitter.

Menanggapi itu, dilansir dari Psychologytoday, Jumat (25/8/2017), Ketua Departemen Filsafat di College of Staten Island, New York Mark D. White mengatakan Kai Cole berbicara dengan fasih sebagai seseorang berhianat.

Ia dikenal sebagai pembela wanita namun, sikapnya tak menunjukkan hal itu. Ia justru melakukan perselingkuhan yang jauh dari kata feminis.

“Terlepas dari tingkat pemahaman yang dia tahu, bahwa apa yang dilakukan itu salah, dia tidak pernah mengakui kemunafikan tersebut di dunia luar. Perilakunya telah menertawakan cita-cita feminisnya sendiri, sementara pada saat bersamaan, mengambil hak untuk membuat pilihan hidup yang berpijak pada kebenaran,” tulis White

Ia mengatakann bahaya sebenarnya dalam perzinahan adalah pengkhianatan, tapi ini bukan berarti hanya merusak janji pernikahan.

“Komentar di Twitter atas penyimpangan perilaku yang dilakukan pecundang yang berselingkuh dapat berdampak serius terhadap kesehatan mental,” sambungnya.

Mirisnya, lanjut dia, kerusakan mental yang dimaksud terlihat dari cara peselingkuh membohongi pasangan dan menjaga agar pasangan tetap percaya bahwa mereka setia, baik dengan ucapan manis, hadiah-hadiah, atau bujukan.

Ketika ketahuan selingkuh, mereka dengan segala cara berargumen bahwa mereka tidak salah. Bahkan ketika kalah berargumen, mereka balik menyalahkan pasangan dan orang lain dan membenarkan perbuatannya sendiri.

“Mereka bukan membersihkan hati nurani tetapi malah tetap ingin dianggap benar. Tanpa berkata jujur pelaku terus menjalani hidup seolah tak pernah terjadi apa-apa,” katanya.

Pada akhirnya fakta dan bukti bicara atas apa yang telah dilakukan. Hukuman sosial menyerang sehingga menyudutkan pelaku.

“Mereka yang selingkuh, sedari awal menyangkal menunjukkan lemahnya diri. Tapi selanjutnya mental semakin hancur karena tekanan sosial,” jelasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
Health - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:51 WIB

Ini daftar negara yang harapan usianya tertinggi, RI meningkat

KONDISI lingkungan yang terus turun, pola makan yang tidak sehat, dan juga stres merupakan tantangan bagi kesehatan manusia di era ...
Health - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:37 WIB

Bawa bukti imuniasi anak jika mau ke Singapura

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) Singapura berencana menerapkan peraturan baru yang mengharuskan warga negara asing (WNA) untuk sudah memvaksinasi anaknya bila ingin ...
Hikmah - Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:53 WIB

Segera akhiri hubungan, jika ada kekerasan fisik

KEKERASAN fisik yang terjadi di rumah tangga semakin marak terjadi. Namun, tindak kekerasan di luar ikatan perkawinan antara pasangan yang ...
Health - Kamis, 18 Oktober 2018 - 13:18 WIB

Hati-hati, rutin makan mi instan, pelajar 18 tahun meninggal

SEORANG siswa 18 tahun dilaporkan meninggal karena menderita kanker perut setelah mengonsumsi mi instan setiap malam.Dikutip dari news.seehua.com (16/10/2018) via ...
Woman - Kamis, 18 Oktober 2018 - 09:27 WIB

Mengganggu Penampilan, Lakukan Treatment Sederhana Ini Agar Pori-Pori Mengecil

ori-pori besar sering membuat orang kesal. Selain mengganggu penampilan pori-pori besar juga bisa membuat kulit wajah bermasalah dan rentan kemasukan ...
- Rabu, 17 Oktober 2018 - 17:44 WIB

Cegah anak kecanduan gawai dimulai dari orangtua

KASUS kecanduan gawai sebetulnya berawal dari penggunaannya yang terlalu berlebihan dan tidak dibarengi sikap bijak menggunakan gawai. Banyak orang yang ...