Rabu, 13 Desember 2017 | 23.52 WIB
KiniNEWS>Gaya>Health>BPOM nyatakan pil PCC tidak boleh beredar

BPOM nyatakan pil PCC tidak boleh beredar

Reporter : Rini Siregar | Selasa, 19 September 2017 - 15:09 WIB

IMG-897

Ilustrasi obat PCC. Istimewa

Jakarta, kini.co.id – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan bahwa pil PCC sudah ditarik dari peredaran sejak 2013 karena telah disalahgunakan.

PCC mengandung tiga senyawa aktif yakni, Paracetamol, Cafein, dan Carisoprodol.

“Paracetamol dan Cafein masih digunakan sebagai obat, namun yang berbahaya, jika senyawa tersebut dikombinasikan dengan Carisoprodol. Sedangkan Carisoprodol merupakan bahan baku obat yang memberi efek relaksasi otot dengan efek samping sedatif dan euforia,” ujar Kepala BPOM Penny K Lukito dalam keterangan diterima di Jakarta, Selasa (19/9).

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) bersama Kepolisian dan BNN akan terus menelusuri peredaran pil PCC yang beredar di Kendari, Sulawesi Tenggara. Tidak hanya Kendari, wilayah lain juga akan dilakukan pengawasan.

Kepolisian juga menemukan sejumlah barang bukti sebanyak 5.227 butir tablet PCC. Hingga kini terdapat 66 orang yang dirawat karena mengonsumsi PCC. Sebanyak 15 di antaranya masih diperiksa secara intensif.



Menurut Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Sigit Priohutomo, pihaknya akan berkoordinasi dengan lintas sektor terkait pil PCC ini.

“Lintas sektor tersebut mencakup Kementerian Kesehatan, Kepolisian, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” katanya.

Ia juga berharap lingkungan sekolah lebih aktif dalam melihat fenomena ini. “Sekolah harus memberikan pengenalan tentang kasus ini agar para siswa tidak menggunakan pil berbahaya tersebut, tutupnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
Jam lima sore adalah waktu Uber banyak di pesan di Indonesia
Trends - Rabu, 13 Desember 2017 - 15:33 WIB

Jam lima sore adalah waktu Uber banyak di pesan di Indonesia

Perusahaan rintisan daring transportasi, Uber, merilis tren mobilitas, pola penggunaan dari masing-masing penumpang sepanjang 2017.Uber, dalam menemani perjalanan warga dunia ...
Jamuan tahu campur menteri Imam Nahrawi
Food - Senin, 11 Desember 2017 - 18:36 WIB

Jamuan tahu campur menteri Imam Nahrawi

Peserta Kirab Pemuda Indonesia 2017 yag dijamu di rumah dinas Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, di Jalan Widya Chandra, ...
Cantiknya wanita suku Tajik di China, ga ada sipit-sipitnya
Woman - Senin, 4 Desember 2017 - 08:03 WIB

Cantiknya wanita suku Tajik di China, ga ada sipit-sipitnya

Dengan penduduk sekitar 30.000 jiwa, suku Tajik tinggal di kota Tashkurgan yang terletak di dataran pegunungan Pamir di sepanjang perbatasan ...
Ketika Al Liwa dan ar Rayah masih jadi nyinyiran
Hikmah - Minggu, 3 Desember 2017 - 09:04 WIB

Ketika Al Liwa dan ar Rayah masih jadi nyinyiran

Dalam reuni 212 di Monas, Sabtu (2/12) kemarin, ratusan bendera tauhid baik berwarna hitam maupun putih berkibar di tengah-tengah lautan ...
Tipe – tipe netizen, yang terakhir bikin sakit kepala
Trends - Jumat, 1 Desember 2017 - 17:45 WIB

Tipe – tipe netizen, yang terakhir bikin sakit kepala

Dijaman secanggih ini nih apa - apa share di sosial media entah itu cuman curhat, foto, video, berita dan lainnya. ...
Olympic Furniture “Ekspansi” ke bsnis property
Trends - Kamis, 30 November 2017 - 16:38 WIB

Olympic Furniture “Ekspansi” ke bsnis property

Bertepatan dengan hari Bangkit Olympic Group yang digelar setiap tanggal 29 November, Olympic City menggelar acara peletakan batu pertama atau groundbreaking infrastruktur ...