Senin, 23 Oktober 2017 | 03.39 WIB
KiniNEWS>Gaya>Woman>Mencabut Bulu Ketiak Bisa Menyebabkan Kanker Payudara

Mencabut Bulu Ketiak Bisa Menyebabkan Kanker Payudara

Reporter : Rini Siregar | Jumat, 22 September 2017 - 11:36 WIB

IMG-910

Mencabut Bulu Ketiak Bisa Menyebabkan Kanker Payudara

Jakarta, kini.co.id – Para wanita biasa nya sering melakukan aktifitas mencabut bulu ketiak, Wanita melakukan cabut bulu ketiak karna untuk memaksimalkan penampilan saat sedang memakai baju tak berlengan. keseringan mencabut bulu Ketiak bisa membuat tubuh bermasalah seperti Ketiak menjadi gelap dan bisa menimpulkan segala jenis penyakit.

Bulu ketiak berguna untuk melindungi ketiak dari zat kimia atau toxin yang hendak masuk dari luar tubuh. Pada ketiak terdapat kelenjar limfa yang memudahkan transportasi racun terutama yang hendak masuk ke payudara dan organ tubuh lainnya.

Salah satu penyebab mencabut bulu ketiak adalah Kanker payudara, Dr. Therese Bevers dari M.D. Anderson menjelaskan, dengan mencukur atau mencabuti bulu ketiak, maka akan timbul luka yang tak kasat mata serta pori-pori didaerah sekitar ketiak akan membesar. Hal tersebut, memungkinkan zat kimia dan toxin yang terkandung dalam berbagai produk seperti bedak, deodorant dan krim ketiak akan dengan mudah masuk ke kulit. Deodorant antiperspirant akan semakin mudah masuk ke kulit, karena zat antiperspirant mencegah keluarnya keringat yang mampu melunturkan toxin yang masuk. Akibatnya, toxin-toxin tersebut akan tertimbun pada payudara, yang kemudian dapat memicu timbulnya kanker. Sehingga tak heran jika aktivitas mencabuti bulu ketiak sering disangkut pautkan pada kanker payudara. Selain itu, racun-racun lain dari luar yang hendak masuk ke dalam tubuh, memungkinkan juga untuk memasuki organ tubuh lainnya seperi paru-paru, otak dan jantung.

Saat mencabut bulu ketiak, tanpa disadari biasanya terjadi luka dan pori-pori membesar. Luka tersebutlah yang memudahkan timbulnya penyakit, seperti bengkak, radang atau bernanah yang kemudian bisa juga terjadi infeksi. Kondisi tersebut akan berlangsung dalam jangka panjang dan iritasi yang terjadi akan lebih lama, hal tersebut bisa juga memicu terjadinya mutasi sel. Hal ini juga menjadi salah satu pemicu adanya resiko kanker payudara.

Editor: Rosdiana

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
Anda jomblo cobain deh martabak mertua, kali aja dapat jodoh !
Food - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 21:19 WIB

Anda jomblo cobain deh martabak mertua, kali aja dapat jodoh !

Sudah pernah dengar belum kuliner Martabak Mertua ? Martabak ini sangat cocok dicicipi untuk anda para jomblo-jomblo yang kesepian. Martabak ...
Delapan hunian pilihan ini seharga Mitsubsihi Xpander
Style - Jumat, 20 Oktober 2017 - 11:31 WIB

Delapan hunian pilihan ini seharga Mitsubsihi Xpander

Bagi anda pasangan muda tentu menjadi dilema ketika baru menjalani rumah tangga soal pilihan antara membeli mobil dulu atau rumah. ...
Menyiapkan generasi sehat dengan mencuci tangan
Health - Sabtu, 14 Oktober 2017 - 13:25 WIB

Menyiapkan generasi sehat dengan mencuci tangan

Membiasakan anak-anak mencuci tangan memakai sabun dan di bawah air mengalir, adalah satu dari cara mudah menjaga kesehatan. Bila semenjak ...
Selain Maag, Ini Penyakit yang Akan Muncul Jika Hobi Melewatkan Sarapan
Health - Rabu, 11 Oktober 2017 - 09:24 WIB

Selain Maag, Ini Penyakit yang Akan Muncul Jika Hobi Melewatkan Sarapan

Sarapan merupakan sumber nutrisi saat memulai aktifitas di awal hari.Namun tak jarang, sarapan justru terlewat dengan berbagai alasan.Padahal banyak artikel ...
Studi: Kegagalan Pria Lebih Besar di Pernikahan Kedua
Trends - Senin, 9 Oktober 2017 - 17:24 WIB

Studi: Kegagalan Pria Lebih Besar di Pernikahan Kedua

Kegagalan dalam pernikahan tak jarang terjadi. Dan sering pula, orang memulai kehidupan baru dengan menikah lagi dengan orang lain.Sayangnya, banyak ...
Kaki Sering Kram Mungkin Ini Penyebabnya
Health - Jumat, 6 Oktober 2017 - 15:19 WIB

Kaki Sering Kram Mungkin Ini Penyebabnya

Saat sedang berlari mungkin pernah mengalami kaki yang kram atau pun yang membuat pergerakan lari tidak nyaman, nah yang sering ...