Sabtu, 20 Januari 2018 | 06.11 WIB
KiniNEWS>Gaya>Woman>Mencabut Bulu Ketiak Bisa Menyebabkan Kanker Payudara

Mencabut Bulu Ketiak Bisa Menyebabkan Kanker Payudara

Reporter : Rini Siregar | Jumat, 22 September 2017 - 11:36 WIB

IMG-910

Mencabut Bulu Ketiak Bisa Menyebabkan Kanker Payudara

Jakarta, kini.co.id – Para wanita biasa nya sering melakukan aktifitas mencabut bulu ketiak, Wanita melakukan cabut bulu ketiak karna untuk memaksimalkan penampilan saat sedang memakai baju tak berlengan. keseringan mencabut bulu Ketiak bisa membuat tubuh bermasalah seperti Ketiak menjadi gelap dan bisa menimpulkan segala jenis penyakit.

Bulu ketiak berguna untuk melindungi ketiak dari zat kimia atau toxin yang hendak masuk dari luar tubuh. Pada ketiak terdapat kelenjar limfa yang memudahkan transportasi racun terutama yang hendak masuk ke payudara dan organ tubuh lainnya.

Salah satu penyebab mencabut bulu ketiak adalah Kanker payudara, Dr. Therese Bevers dari M.D. Anderson menjelaskan, dengan mencukur atau mencabuti bulu ketiak, maka akan timbul luka yang tak kasat mata serta pori-pori didaerah sekitar ketiak akan membesar. Hal tersebut, memungkinkan zat kimia dan toxin yang terkandung dalam berbagai produk seperti bedak, deodorant dan krim ketiak akan dengan mudah masuk ke kulit. Deodorant antiperspirant akan semakin mudah masuk ke kulit, karena zat antiperspirant mencegah keluarnya keringat yang mampu melunturkan toxin yang masuk. Akibatnya, toxin-toxin tersebut akan tertimbun pada payudara, yang kemudian dapat memicu timbulnya kanker. Sehingga tak heran jika aktivitas mencabuti bulu ketiak sering disangkut pautkan pada kanker payudara. Selain itu, racun-racun lain dari luar yang hendak masuk ke dalam tubuh, memungkinkan juga untuk memasuki organ tubuh lainnya seperi paru-paru, otak dan jantung.

Saat mencabut bulu ketiak, tanpa disadari biasanya terjadi luka dan pori-pori membesar. Luka tersebutlah yang memudahkan timbulnya penyakit, seperti bengkak, radang atau bernanah yang kemudian bisa juga terjadi infeksi. Kondisi tersebut akan berlangsung dalam jangka panjang dan iritasi yang terjadi akan lebih lama, hal tersebut bisa juga memicu terjadinya mutasi sel. Hal ini juga menjadi salah satu pemicu adanya resiko kanker payudara.

Editor: Rosdiana

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
Cilok bumbu di mega proyek Bandara Kertajati
Food - Sabtu, 13 Januari 2018 - 20:42 WIB

Cilok bumbu di mega proyek Bandara Kertajati

Biasanya, cilok jajanan berbentuknya bulat, kecil, ditemui sebagai jajanan anak SD.Namun, anda akan heran jika nemuin cilok di kawasan Bandara ...
Viral pengantin pria ini pingsan usai peluk sang mantan nyanyi di pernikahannya
Trends - Jumat, 12 Januari 2018 - 14:25 WIB

Viral pengantin pria ini pingsan usai peluk sang mantan nyanyi di pernikahannya

Video seorang pengantin pria pingsan di hari pernikahannya viral di media sosial.Dalam video yang diunggah sejumlah akun media sosial itu ...
Kaya Manfaat, Bumil Jangan Ragu Konsumsi Manggis
Health - Selasa, 9 Januari 2018 - 08:54 WIB

Kaya Manfaat, Bumil Jangan Ragu Konsumsi Manggis

Masa kehamilan adalah masa dimana tubuh butuh nutrisi lebih untuk janin yang ada dalam perut berkembang dengan baik.Untuk itu para ...
Wah! Anak Kidal Bisa Terlihat dari Pantauan USG
Health - Senin, 8 Januari 2018 - 10:58 WIB

Wah! Anak Kidal Bisa Terlihat dari Pantauan USG

Anak yang berbakat kidal atau dominan menggunakan tangan dan kaki kiri ternyata sudah dapat dideteksi sejak dalam kandungan.Bahkan bakat kidal ...
Resiko Lebih Besar, Inilah Kenapa Wanita Harus Berhenti Merokok Sekarang
Health - Selasa, 2 Januari 2018 - 10:10 WIB

Resiko Lebih Besar, Inilah Kenapa Wanita Harus Berhenti Merokok Sekarang

Industri rokok di Indonesia menyasar setiap orang baik pria maupun wanita di berbagai kalangan dan umur. Terlebih di era modern, ...
Hore! Zodiak Ini Akan Terbebas dari Status Jomblo di 2018
Trends - Rabu, 27 Desember 2017 - 11:20 WIB

Hore! Zodiak Ini Akan Terbebas dari Status Jomblo di 2018

Status jomblo bukanlah masalah bagi sejumlah orang. Namun bagi sebagian lainnya, status jomblo dianggap menyebalkan seperti kutukan.Sehingga tak jarang seorang ...