Sabtu, 20 Januari 2018 | 06.14 WIB
KiniNEWS>Gaya>Food>Ke Medan, jangan lupa berburu manisan buah

Ke Medan, jangan lupa berburu manisan buah

Jumat, 6 Oktober 2017 - 14:37 WIB

IMG-940

Manisan buah Medan. KiniNews/Dok

MEDAN, kini.co.id – Mengunjungi kota terbesar di Sumatra, belum lengkap bila tak menjajal kuliner setempat. Memang bukan rahasia lagi bila Medan menyimpan beragam kuliner yang wajib untuk dicoba.

Salah satu yang tak boleh dilewatkan adalah manisan buah. Makanan ini cukup mudah ditemukan, mulai dari toko oleh-oleh sampai dalam pasar tradisional.

Pasar Ramai yang berada di jalan M.H Thamrin, Pandau Hulu I, Medan Kota, Kota Medan sudah lama kesohor sebagai pusat manisan. Pedagangnya pun terlihat berjajar tak jauh dari pintu masuk.

Ada sekitar lima pedagang yang menyediakan berbagai macam manisan buah seperti mangga, jambu, pala, salak, cerry dan lainnya. Seluruh manisan yang dijajakan ditata rapi dalam wadah plastik bening. Para pedagang pun tidak sungkan-sungkan untuk memberikan tester produk guna memikat pengunjung. Jika ingin berburu manisan, Anda bisa datang sejak pukul 07.00-18.00 WIB.

Nita, salah satu pedagang mengaku, manisan biasanya diserbu pembeli menjelang tahun baru Imlek dan hari raya Idul Fitri. Penjualannya akan meningkat. “Pokoknya ramailah disini, berbeda dengan hari-hari biasa,” katanya dilansir kontan. Jenis manisan yang paling banyak dicari adalah mangga dan salak.

Harga manisan bisa berubah setiap harinya. Patokan harga ini menyesuaikan harga beli bahan baku yang juga kerap naik turun. Perempuan bermata sipit ini mengatakan, saat sedang tidak musim mangga, harga jual manisannya dapat naik sekitar 15%-20%. Saat itu, dia membandrol harga manisan mangganya sekitar Rp 60.000 sampai Rp 70.000 per kilogram.

Saat gerai tutup, para pedagang ini tak perlu repot memiliki kulkas atau membawa pulang kembali seluruh manisan yang tidak laku. Mereka hanya memindahkannya kedalam lemari. Nita bilang, air gula yang ada dalam manisan sudah menjadi pengawet alami.

Produknya pun dapat bertahan hingga tiga minggu. Meski tak disimpan dalam lemari pendingin. Asal tahu saja, usaha manisannya sudah dimulai dibuka lebih dari 20 tahun oleh orang tuanya. Kini, perempuan berambut sebahu ini menjadi penerus.

Kota Medan juga terkenal dengan manisan jambu. Sayangnya, tak banyak pedagang manisan di Pasar Ramai yang menjajakan jenis manisan ini. Nita bilang, ada teknik tersendiri untuk membuat manisan jambu.

Manisan jambu dari Medan bisanya terbuat dari jambu klutuk. Berbeda dengan jenis manisan lainnya, daya tahan manisan jambu terbatas. Biasanya, hanya sampai tiga hari tanpa pendingin.

Satu kantong manisan jambu cukup murah, yakni sekitar Rp15.000 lengkap dengan sambal atau garam cocolannya. Rasanya unik karena ada padu-padan manis dan asam, dengan tekstur renyah. Manisan ini memang cocok bila dijadikan teman melepas lelah saat siang atau sore hari. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
Cilok bumbu di mega proyek Bandara Kertajati
Food - Sabtu, 13 Januari 2018 - 20:42 WIB

Cilok bumbu di mega proyek Bandara Kertajati

Biasanya, cilok jajanan berbentuknya bulat, kecil, ditemui sebagai jajanan anak SD.Namun, anda akan heran jika nemuin cilok di kawasan Bandara ...
Viral pengantin pria ini pingsan usai peluk sang mantan nyanyi di pernikahannya
Trends - Jumat, 12 Januari 2018 - 14:25 WIB

Viral pengantin pria ini pingsan usai peluk sang mantan nyanyi di pernikahannya

Video seorang pengantin pria pingsan di hari pernikahannya viral di media sosial.Dalam video yang diunggah sejumlah akun media sosial itu ...
Kaya Manfaat, Bumil Jangan Ragu Konsumsi Manggis
Health - Selasa, 9 Januari 2018 - 08:54 WIB

Kaya Manfaat, Bumil Jangan Ragu Konsumsi Manggis

Masa kehamilan adalah masa dimana tubuh butuh nutrisi lebih untuk janin yang ada dalam perut berkembang dengan baik.Untuk itu para ...
Wah! Anak Kidal Bisa Terlihat dari Pantauan USG
Health - Senin, 8 Januari 2018 - 10:58 WIB

Wah! Anak Kidal Bisa Terlihat dari Pantauan USG

Anak yang berbakat kidal atau dominan menggunakan tangan dan kaki kiri ternyata sudah dapat dideteksi sejak dalam kandungan.Bahkan bakat kidal ...
Resiko Lebih Besar, Inilah Kenapa Wanita Harus Berhenti Merokok Sekarang
Health - Selasa, 2 Januari 2018 - 10:10 WIB

Resiko Lebih Besar, Inilah Kenapa Wanita Harus Berhenti Merokok Sekarang

Industri rokok di Indonesia menyasar setiap orang baik pria maupun wanita di berbagai kalangan dan umur. Terlebih di era modern, ...
Hore! Zodiak Ini Akan Terbebas dari Status Jomblo di 2018
Trends - Rabu, 27 Desember 2017 - 11:20 WIB

Hore! Zodiak Ini Akan Terbebas dari Status Jomblo di 2018

Status jomblo bukanlah masalah bagi sejumlah orang. Namun bagi sebagian lainnya, status jomblo dianggap menyebalkan seperti kutukan.Sehingga tak jarang seorang ...