Kamis, 26 April 2018 | 08.38 WIB
KiniNEWS>Gaya>Food>Ke Medan, jangan lupa berburu manisan buah

Ke Medan, jangan lupa berburu manisan buah

Jumat, 6 Oktober 2017 - 14:37 WIB

IMG-940

Manisan buah Medan. KiniNews/Dok

MEDAN, kini.co.id – Mengunjungi kota terbesar di Sumatra, belum lengkap bila tak menjajal kuliner setempat. Memang bukan rahasia lagi bila Medan menyimpan beragam kuliner yang wajib untuk dicoba.

Salah satu yang tak boleh dilewatkan adalah manisan buah. Makanan ini cukup mudah ditemukan, mulai dari toko oleh-oleh sampai dalam pasar tradisional.

Pasar Ramai yang berada di jalan M.H Thamrin, Pandau Hulu I, Medan Kota, Kota Medan sudah lama kesohor sebagai pusat manisan. Pedagangnya pun terlihat berjajar tak jauh dari pintu masuk.

Ada sekitar lima pedagang yang menyediakan berbagai macam manisan buah seperti mangga, jambu, pala, salak, cerry dan lainnya. Seluruh manisan yang dijajakan ditata rapi dalam wadah plastik bening. Para pedagang pun tidak sungkan-sungkan untuk memberikan tester produk guna memikat pengunjung. Jika ingin berburu manisan, Anda bisa datang sejak pukul 07.00-18.00 WIB.

Nita, salah satu pedagang mengaku, manisan biasanya diserbu pembeli menjelang tahun baru Imlek dan hari raya Idul Fitri. Penjualannya akan meningkat. “Pokoknya ramailah disini, berbeda dengan hari-hari biasa,” katanya dilansir kontan. Jenis manisan yang paling banyak dicari adalah mangga dan salak.

Harga manisan bisa berubah setiap harinya. Patokan harga ini menyesuaikan harga beli bahan baku yang juga kerap naik turun. Perempuan bermata sipit ini mengatakan, saat sedang tidak musim mangga, harga jual manisannya dapat naik sekitar 15%-20%. Saat itu, dia membandrol harga manisan mangganya sekitar Rp 60.000 sampai Rp 70.000 per kilogram.

Saat gerai tutup, para pedagang ini tak perlu repot memiliki kulkas atau membawa pulang kembali seluruh manisan yang tidak laku. Mereka hanya memindahkannya kedalam lemari. Nita bilang, air gula yang ada dalam manisan sudah menjadi pengawet alami.

Produknya pun dapat bertahan hingga tiga minggu. Meski tak disimpan dalam lemari pendingin. Asal tahu saja, usaha manisannya sudah dimulai dibuka lebih dari 20 tahun oleh orang tuanya. Kini, perempuan berambut sebahu ini menjadi penerus.

Kota Medan juga terkenal dengan manisan jambu. Sayangnya, tak banyak pedagang manisan di Pasar Ramai yang menjajakan jenis manisan ini. Nita bilang, ada teknik tersendiri untuk membuat manisan jambu.

Manisan jambu dari Medan bisanya terbuat dari jambu klutuk. Berbeda dengan jenis manisan lainnya, daya tahan manisan jambu terbatas. Biasanya, hanya sampai tiga hari tanpa pendingin.

Satu kantong manisan jambu cukup murah, yakni sekitar Rp15.000 lengkap dengan sambal atau garam cocolannya. Rasanya unik karena ada padu-padan manis dan asam, dengan tekstur renyah. Manisan ini memang cocok bila dijadikan teman melepas lelah saat siang atau sore hari. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
Jamuan tahu campur menteri Imam Nahrawi
Food - Senin, 11 Desember 2017 - 18:36 WIB

Jamuan tahu campur menteri Imam Nahrawi

Peserta Kirab Pemuda Indonesia 2017 yag dijamu di rumah dinas Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, di Jalan Widya Chandra, ...
Cantiknya wanita suku Tajik di China, ga ada sipit-sipitnya
Woman - Senin, 4 Desember 2017 - 08:03 WIB

Cantiknya wanita suku Tajik di China, ga ada sipit-sipitnya

Dengan penduduk sekitar 30.000 jiwa, suku Tajik tinggal di kota Tashkurgan yang terletak di dataran pegunungan Pamir di sepanjang perbatasan ...
Ketika Al Liwa dan ar Rayah masih jadi nyinyiran
Hikmah - Minggu, 3 Desember 2017 - 09:04 WIB

Ketika Al Liwa dan ar Rayah masih jadi nyinyiran

Dalam reuni 212 di Monas, Sabtu (2/12) kemarin, ratusan bendera tauhid baik berwarna hitam maupun putih berkibar di tengah-tengah lautan ...
Tipe – tipe netizen, yang terakhir bikin sakit kepala
Trends - Jumat, 1 Desember 2017 - 17:45 WIB

Tipe – tipe netizen, yang terakhir bikin sakit kepala

Dijaman secanggih ini nih apa - apa share di sosial media entah itu cuman curhat, foto, video, berita dan lainnya. ...
Olympic Furniture “Ekspansi” ke bsnis property
Trends - Kamis, 30 November 2017 - 16:38 WIB

Olympic Furniture “Ekspansi” ke bsnis property

Bertepatan dengan hari Bangkit Olympic Group yang digelar setiap tanggal 29 November, Olympic City menggelar acara peletakan batu pertama atau groundbreaking infrastruktur ...
Puluhan kamera ‘bidik’ model MALE Indonesia dalam Glam Photohunt 2017
Trends - Senin, 27 November 2017 - 17:14 WIB

Puluhan kamera ‘bidik’ model MALE Indonesia dalam Glam Photohunt 2017

Puluhan kamera fotografer amatir dan pro, Sabtu (25/11) lalu tampak menahan nafasnya dengan bidikan objek yang aduhai.Namun dengan tetap semangat ...