Kamis, 14 Desember 2017 | 01.24 WIB
KiniNEWS>Gaya>Trends>Studi: Kegagalan Pria Lebih Besar di Pernikahan Kedua

Studi: Kegagalan Pria Lebih Besar di Pernikahan Kedua

Reporter : Rini Siregar | Senin, 9 Oktober 2017 - 17:24 WIB

IMG-945

Ilustrasi pernikahan. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Kegagalan dalam pernikahan tak jarang terjadi. Dan sering pula, orang memulai kehidupan baru dengan menikah lagi dengan orang lain.

Sayangnya, banyak orang yang pernikahan keduanya pun tak mulus seperti yang dibayangkan.

Berdasarkan studi, secara statistik, angka kegagalan pria pada pernikahan keduanya lebih tinggi dibanding pernikahan pertama.

Hal itu dikatakan Ken Solin, seorang pakar hubungan yang menulis untuk Huffington Post.

Dikutip dari laman berita tersebut pada Senin (9/10/2017) Solin mengatakan 50 persen pria gagal menyadari kesalahannya di pernikahan pertama dan mengulanginya di pernikahan kedua.

Pria cenderung mencari wanita bisa menenangkan dan menyenangkan mereka.

Sayangnya itu merupakan kesalahan keliru yang berakibat gagalnya rumahtangga kedua mereka.

Dari studi yang dilakukannya, kebanyakan pria menyimpan luka batin dan emosinya soal penikahan yang lampau dan sulit menyembuhkannya.

Menurut Solin, terapi perorangan bisa membantu pria meluapkan dan melepaskan rasa sakit dan marahnya.

Namun hal ini biasanya membutuhkan proses panjang, dan tingkat kesuksesannya pun bergantung pada kelihaian terapis yang mendampingi pria tadi.

Ia juga mendorong pria dalam kelompok pertemanan ini untuk mendukung satu sama lain dan berbicara tentang perceraian mereka, sampai mereka bisa melihat dengan jelas andil mereka dalam pernikahan yang gagal tersebut.

“Ketika mereka sudah bisa melihat hal ini secara jelas, mengetahui kesalahan mereka, dan tahu cara mengatasinya, barulah mereka siap untuk memulai hubungan baru,” ujarnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
Jam lima sore adalah waktu Uber banyak di pesan di Indonesia
Trends - Rabu, 13 Desember 2017 - 15:33 WIB

Jam lima sore adalah waktu Uber banyak di pesan di Indonesia

Perusahaan rintisan daring transportasi, Uber, merilis tren mobilitas, pola penggunaan dari masing-masing penumpang sepanjang 2017.Uber, dalam menemani perjalanan warga dunia ...
Jamuan tahu campur menteri Imam Nahrawi
Food - Senin, 11 Desember 2017 - 18:36 WIB

Jamuan tahu campur menteri Imam Nahrawi

Peserta Kirab Pemuda Indonesia 2017 yag dijamu di rumah dinas Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, di Jalan Widya Chandra, ...
Cantiknya wanita suku Tajik di China, ga ada sipit-sipitnya
Woman - Senin, 4 Desember 2017 - 08:03 WIB

Cantiknya wanita suku Tajik di China, ga ada sipit-sipitnya

Dengan penduduk sekitar 30.000 jiwa, suku Tajik tinggal di kota Tashkurgan yang terletak di dataran pegunungan Pamir di sepanjang perbatasan ...
Ketika Al Liwa dan ar Rayah masih jadi nyinyiran
Hikmah - Minggu, 3 Desember 2017 - 09:04 WIB

Ketika Al Liwa dan ar Rayah masih jadi nyinyiran

Dalam reuni 212 di Monas, Sabtu (2/12) kemarin, ratusan bendera tauhid baik berwarna hitam maupun putih berkibar di tengah-tengah lautan ...
Tipe – tipe netizen, yang terakhir bikin sakit kepala
Trends - Jumat, 1 Desember 2017 - 17:45 WIB

Tipe – tipe netizen, yang terakhir bikin sakit kepala

Dijaman secanggih ini nih apa - apa share di sosial media entah itu cuman curhat, foto, video, berita dan lainnya. ...
Olympic Furniture “Ekspansi” ke bsnis property
Trends - Kamis, 30 November 2017 - 16:38 WIB

Olympic Furniture “Ekspansi” ke bsnis property

Bertepatan dengan hari Bangkit Olympic Group yang digelar setiap tanggal 29 November, Olympic City menggelar acara peletakan batu pertama atau groundbreaking infrastruktur ...