Sunday, 22 July 2018 | 19.20 WIB
KiniNEWS>Gaya>Health>Menyiapkan generasi sehat dengan mencuci tangan

Menyiapkan generasi sehat dengan mencuci tangan

Reporter : Rini Siregar | Saturday, 14 October 2017 - 13:25 WIB

IMG-948

Menyiapkan generasi sehat dengan mencuci tangan

Jakarta, kini.co.id – Membiasakan anak-anak mencuci tangan memakai sabun dan di bawah air mengalir, adalah satu dari cara mudah menjaga kesehatan. Bila semenjak dini terbiasa menjaga kebersihan, kebiasaan baik ini terbawa hingga dewasa dan diajarkan kepada anak keturunannya kelak.

Itulah semangat Reckitt Benckiser bekerjasama dengan Yayasan Sayangi Tunas Cilik (Save the Children) menyelenggarakan kampanye Give Life a Hand: Letter for Life, dalam rangka memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia 2017 (Global Hand Washing Day 2017).

Melalui kampanye Give Life a Hand: Letter for Life, Reckitt Benckiser mengajak anak-anak di seluruh Indonesia untuk menyebarkan pesan akan pentingnya mencuci tangan dengan sabun.

Melalui kegiatan sederhana dan mudah dilakukan yaitu membuat sabun dalam kertas surat, menuliskan ajakan untuk selalu mencuci tangan dengan sabun, dan mengirimkannya kepada anak-anak lain di seluruh Indonesia yang tidak memiliki akses terhadap fasilitas cuci tangan, diharapkan kesadaran masyarakat akan semakin meningkat.

Kampanye Give Life a Hand: Letter for Life ini merupakan salah satu program edukasi akan pentingnya cuci tangan dengan sabun yang menyasar anak-anak usia dini.

Program edukasi yang berada dalam naungan Misi Hidup Sehat bersama Dettol ini mengajak seluruh masyarakat, khususnya anak-anak untuk bersama-sama berikrar menjaga kesehatan dan kebersihan, dimulai dari mencuci tangan sebelum dan setelah beraktivitas.

Data UNICEF yang tertuang dalam Prelimenary DRAFT Baseline Household Knowledge, Attitudes and Practices (KAP) of Sanitation and Hand Washing Practices Survey Results 2014 mengungkapkan bahwa 75,5% masyarakat Indonesia tidak mencuci tangan karena menganggap tangan mereka bersih.

Hari Cuci Tangan Sedunia merupakan hari yang secara global didedikasikan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya mencuci tangan dengan sabun sebagai cara mudah, efektif, dan terjangkau untuk mencegah penyakit dan menyelamatkan nyawa.

Setiap tahunnya, Dettol memanfaatkan kesempatan ini untuk mewujudkan komitmen dalam membantu masyarakat untuk membuat hidup lebih sehat dan bahagia dengan mensosialisasikan gaya hidup sehat: cuci tangan dengan sabun, khususnya kepada anak-anak usia dini.

Steven Debrabandere, General Manager Reckitt Benckiser Indonesia mengatakan, bahwa pentingnya menanamkan perubahan perilaku sehat pada usia dini merupakan tindakan sederhana, mencuci tangan dengan sabun, dapat mencegah penyakit dan kematian.

“Hari Cuci Tangan Sedunia merupakan kesempatan bagi kami untuk menggelar sebuah acara yang dapat memberikan dampak positif, dan mengubah gaya hidup masyarakat menjadi lebih sehat dan higienis,” ungkapnya Sabtu (14/10).

Data Riset Kesehatan Dasar 2007 mengungkapkan bahwa di Indonesia, diare masih menjadi penyebab kematian anak, yaitu sebesar 31 persen di antara anak di bawah usia satu tahun dan 25 persen kematian anak usia antara satu hingga empat tahun.

Padahal, kata dia salah satu cara paling murah untuk mencegah kematian dan penyakit yang berhubungan dengan diare adalah cuci tangan dengan sabun. Menurut data WHO (2014), mencuci tangan dengan sabun dapat mengurangi 40% resiko diare dan 20% resiko infeksi saluran pernapasan akut, termasuk pneumonia.

“Kami ingin, tidak ada seorang anakpun meninggal karena sebab yang bisa dicegah. Untuk itu, dukungan dari berbagai pemangku kepentingan sangat diperlukan. Karenanya, kami menyambut baik kerjasama ini dan mengapresiasi langkah RB untuk turut berperan serta dalam membangun Indonesia yang lebih baik lagi, khususnya dalam membangun perilaku hidup sehat, membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun,” tandas Selina Sumbung, Ketua Pengurus Yayasan Sayangi Tunas Cilik.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
Food - Monday, 11 December 2017 - 18:36 WIB

Jamuan tahu campur menteri Imam Nahrawi

Peserta Kirab Pemuda Indonesia 2017 yag dijamu di rumah dinas Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, di Jalan Widya Chandra, ...
Woman - Monday, 4 December 2017 - 08:03 WIB

Cantiknya wanita suku Tajik di China, ga ada sipit-sipitnya

Dengan penduduk sekitar 30.000 jiwa, suku Tajik tinggal di kota Tashkurgan yang terletak di dataran pegunungan Pamir di sepanjang perbatasan ...
Hikmah - Sunday, 3 December 2017 - 09:04 WIB

Ketika Al Liwa dan ar Rayah masih jadi nyinyiran

Dalam reuni 212 di Monas, Sabtu (2/12) kemarin, ratusan bendera tauhid baik berwarna hitam maupun putih berkibar di tengah-tengah lautan ...
Trends - Friday, 1 December 2017 - 17:45 WIB

Tipe – tipe netizen, yang terakhir bikin sakit kepala

Dijaman secanggih ini nih apa - apa share di sosial media entah itu cuman curhat, foto, video, berita dan lainnya. ...
Trends - Thursday, 30 November 2017 - 16:38 WIB

Olympic Furniture “Ekspansi” ke bsnis property

Bertepatan dengan hari Bangkit Olympic Group yang digelar setiap tanggal 29 November, Olympic City menggelar acara peletakan batu pertama atau groundbreaking infrastruktur ...
Trends - Monday, 27 November 2017 - 17:14 WIB

Puluhan kamera ‘bidik’ model MALE Indonesia dalam Glam Photohunt 2017

Puluhan kamera fotografer amatir dan pro, Sabtu (25/11) lalu tampak menahan nafasnya dengan bidikan objek yang aduhai.Namun dengan tetap semangat ...
Place your ads here...