Jumat, 19 Oktober 2018 | 18.07 WIB
KiniNEWS>Gaya>Health>Masyarakat Harus Tahu, Obat Herbal Tak Sembuhkan Kanker

Masyarakat Harus Tahu, Obat Herbal Tak Sembuhkan Kanker

Reporter : Rini Siregar | Jumat, 10 November 2017 - 09:25 WIB

IMG-965

Herbal. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Gencarnya promosi obat-obatan herbal yang konon dapat menyembuhkan segala penyakit termasuk kanker tampaknya harus dibarengi dengan pengetahuan masyarakat.

Nyatanya, hingga saat ini obat herbal tidak terbukti secara klinis menyembuhkan penyakit kanker.

Hal itu dikatakan Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik dan Produk Komplemen BPOM Ondri Dwi Sampurno, kemarin.

“Untuk edukasi masyarakat, obat herbal tradisional, jamu terstandar itu belum ada untuk kanker,” kata dia.

Ia mengatakan jamu ataupun obat herbal itu hanya membantu meningkatkan daya tahan tubuh penderita kanker tapi bukan menyembuhkannya.

“Untuk penderita kanker yang sudah dinyatakan secara medis, jamu atau obat herbal untuk membantu memelihara kesehatan pada penderita kanker, sampai sekarang memang masih belum ada (untuk pengobatan),” kata Ondri.

Ondri menuturkan pembuktian obat herbal terstandar cukup rumit serta harus cukup data klinis.

Komite Manufacturing PP GP Farmasi Indonesia Barokah Sri Utami bahkan mengatakan obat herbal dengan takaran yang diatur tidak disarankan untuk diminum terus menerus, melainkan hanya sebagai komplementer.

Hal itu karena sifat obat herbal yang bereaksi lambat tidak seperti obat kimia. Untuk itu, obat herbal hanya cocok untuk tindakan preventif bukan penyembuhan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
Health - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:51 WIB

Ini daftar negara yang harapan usianya tertinggi, RI meningkat

KONDISI lingkungan yang terus turun, pola makan yang tidak sehat, dan juga stres merupakan tantangan bagi kesehatan manusia di era ...
Health - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:37 WIB

Bawa bukti imuniasi anak jika mau ke Singapura

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) Singapura berencana menerapkan peraturan baru yang mengharuskan warga negara asing (WNA) untuk sudah memvaksinasi anaknya bila ingin ...
Hikmah - Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:53 WIB

Segera akhiri hubungan, jika ada kekerasan fisik

KEKERASAN fisik yang terjadi di rumah tangga semakin marak terjadi. Namun, tindak kekerasan di luar ikatan perkawinan antara pasangan yang ...
Health - Kamis, 18 Oktober 2018 - 13:18 WIB

Hati-hati, rutin makan mi instan, pelajar 18 tahun meninggal

SEORANG siswa 18 tahun dilaporkan meninggal karena menderita kanker perut setelah mengonsumsi mi instan setiap malam.Dikutip dari news.seehua.com (16/10/2018) via ...
Woman - Kamis, 18 Oktober 2018 - 09:27 WIB

Mengganggu Penampilan, Lakukan Treatment Sederhana Ini Agar Pori-Pori Mengecil

ori-pori besar sering membuat orang kesal. Selain mengganggu penampilan pori-pori besar juga bisa membuat kulit wajah bermasalah dan rentan kemasukan ...
- Rabu, 17 Oktober 2018 - 17:44 WIB

Cegah anak kecanduan gawai dimulai dari orangtua

KASUS kecanduan gawai sebetulnya berawal dari penggunaannya yang terlalu berlebihan dan tidak dibarengi sikap bijak menggunakan gawai. Banyak orang yang ...