Sabtu, 21 April 2018 | 15.02 WIB
KiniNEWS>Gaya>Health>Bahaya intai dari obat nyamuk bakar

Bahaya intai dari obat nyamuk bakar

Reporter : Rini Siregar | Senin, 13 November 2017 - 02:16 WIB

IMG-967

Obat nyamuk bakar. IST

Jakarta, kini.co.id – Demi mengusir nyamuk, masyarakat masih banyak menggunakan obat nyamuk bakar. Selain harganya juga murah, obat nyamuk bakar cukup ampuh dalam membunuh nyamuk. Padahal itulah penyebab penyakit, meskipun kenyataannya banyak orang yang tetap menggunakannya.

Namun masalah baru muncul dalam bidang kesehatan, dan walau memiliki bau yang harum, obat nyamuk bakar ternyata sangat berbahaya.

Menurut US National Institute of Health, dikutip Minggu (12/11/2017)  disebutkan bahwa asap hasil pembakaran satu buah obat nyamuk bakar ternyata setara dengan asap dari 50-130 batang rokok.

“Jika kita membakar satu buah obat nyamuk bakar, maka kita bisa menggunakannya hingga sekitar delapan jam. Yang menjadi masalah adalah, kita kerap kali menggunakannya di dalam rumah di malam hari dimana pintu dan jendela sudah ditutup sehingga sirkulasi udara pun tidak akan berjalan dengan baik,” tulis laman tersebut. 

Udara rumah yang dipenuhi asap dari obat nyamuk bakar inilah yang akhirnya bisa memicu datangnya masalah kesehatan yang berbahaya.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh US National Institute of Health, disebutkan bahwa partikel kecil hasil pembakaran obat nyamuk bakar lebih berbahaya daripada 50 batang rokok.

Padahal, sudah menjadi rahasia umum jika asap rokok bisa memicu datangnya penyakit berbahaya layaknya gangguan pernafasan, kanker, penyakit jantung, dan lain sebagainya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
Jamuan tahu campur menteri Imam Nahrawi
Food - Senin, 11 Desember 2017 - 18:36 WIB

Jamuan tahu campur menteri Imam Nahrawi

Peserta Kirab Pemuda Indonesia 2017 yag dijamu di rumah dinas Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, di Jalan Widya Chandra, ...
Cantiknya wanita suku Tajik di China, ga ada sipit-sipitnya
Woman - Senin, 4 Desember 2017 - 08:03 WIB

Cantiknya wanita suku Tajik di China, ga ada sipit-sipitnya

Dengan penduduk sekitar 30.000 jiwa, suku Tajik tinggal di kota Tashkurgan yang terletak di dataran pegunungan Pamir di sepanjang perbatasan ...
Ketika Al Liwa dan ar Rayah masih jadi nyinyiran
Hikmah - Minggu, 3 Desember 2017 - 09:04 WIB

Ketika Al Liwa dan ar Rayah masih jadi nyinyiran

Dalam reuni 212 di Monas, Sabtu (2/12) kemarin, ratusan bendera tauhid baik berwarna hitam maupun putih berkibar di tengah-tengah lautan ...
Tipe – tipe netizen, yang terakhir bikin sakit kepala
Trends - Jumat, 1 Desember 2017 - 17:45 WIB

Tipe – tipe netizen, yang terakhir bikin sakit kepala

Dijaman secanggih ini nih apa - apa share di sosial media entah itu cuman curhat, foto, video, berita dan lainnya. ...
Olympic Furniture “Ekspansi” ke bsnis property
Trends - Kamis, 30 November 2017 - 16:38 WIB

Olympic Furniture “Ekspansi” ke bsnis property

Bertepatan dengan hari Bangkit Olympic Group yang digelar setiap tanggal 29 November, Olympic City menggelar acara peletakan batu pertama atau groundbreaking infrastruktur ...
Puluhan kamera ‘bidik’ model MALE Indonesia dalam Glam Photohunt 2017
Trends - Senin, 27 November 2017 - 17:14 WIB

Puluhan kamera ‘bidik’ model MALE Indonesia dalam Glam Photohunt 2017

Puluhan kamera fotografer amatir dan pro, Sabtu (25/11) lalu tampak menahan nafasnya dengan bidikan objek yang aduhai.Namun dengan tetap semangat ...