Minggu, 25 Februari 2018 | 14.33 WIB
KiniNEWS>Gaya>Health>Bahaya intai dari obat nyamuk bakar

Bahaya intai dari obat nyamuk bakar

Reporter : Rini Siregar | Senin, 13 November 2017 - 02:16 WIB

IMG-967

Obat nyamuk bakar. IST

Jakarta, kini.co.id – Demi mengusir nyamuk, masyarakat masih banyak menggunakan obat nyamuk bakar. Selain harganya juga murah, obat nyamuk bakar cukup ampuh dalam membunuh nyamuk. Padahal itulah penyebab penyakit, meskipun kenyataannya banyak orang yang tetap menggunakannya.

Namun masalah baru muncul dalam bidang kesehatan, dan walau memiliki bau yang harum, obat nyamuk bakar ternyata sangat berbahaya.

Menurut US National Institute of Health, dikutip Minggu (12/11/2017)  disebutkan bahwa asap hasil pembakaran satu buah obat nyamuk bakar ternyata setara dengan asap dari 50-130 batang rokok.

“Jika kita membakar satu buah obat nyamuk bakar, maka kita bisa menggunakannya hingga sekitar delapan jam. Yang menjadi masalah adalah, kita kerap kali menggunakannya di dalam rumah di malam hari dimana pintu dan jendela sudah ditutup sehingga sirkulasi udara pun tidak akan berjalan dengan baik,” tulis laman tersebut. 

Udara rumah yang dipenuhi asap dari obat nyamuk bakar inilah yang akhirnya bisa memicu datangnya masalah kesehatan yang berbahaya.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh US National Institute of Health, disebutkan bahwa partikel kecil hasil pembakaran obat nyamuk bakar lebih berbahaya daripada 50 batang rokok.

Padahal, sudah menjadi rahasia umum jika asap rokok bisa memicu datangnya penyakit berbahaya layaknya gangguan pernafasan, kanker, penyakit jantung, dan lain sebagainya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
YLKI nilai BPOM kecolongan soal uji obat
Health - Sabtu, 17 Februari 2018 - 12:55 WIB

YLKI nilai BPOM kecolongan soal uji obat

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai Badan Pengawas Obat dan Makanan kecolongan dalam kasus Albothyl yang telah dibekukan izin edarnya. ...
PT Pharos resmi tarik peredaran Albothyl
Health - Sabtu, 17 Februari 2018 - 11:14 WIB

PT Pharos resmi tarik peredaran Albothyl

Setelah pembekuan izin edar Albothyl yang dikeluarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), PT Pharos Indonesia menyatakan akan menarik peredaran ...
Jomblo Lebih Boros dari yang Sudah Menikah, Ini Sebabnya
Trends - Sabtu, 10 Februari 2018 - 09:13 WIB

Jomblo Lebih Boros dari yang Sudah Menikah, Ini Sebabnya

Banyak yang berpikir bahwa menjadi single atau jomblo bisa lebih hemat daripada yang sudah menikah.Sebab jomblo hanya akan membiayai dirinya ...
Awas! Sebagian Besar Perokok Berawal dari Coba-coba
Health - Senin, 5 Februari 2018 - 09:59 WIB

Awas! Sebagian Besar Perokok Berawal dari Coba-coba

"Ayam berkokok di atas genteng, gak merokok gak ganteng."Pepatah demikian seringkali terdengar dari mulut para remaja yang menggandrungi rokok.Rokok nyatanya ...
Bupati Lebak kembali viral, panjat pohon durian setinggi lima meter
Woman - Sabtu, 3 Februari 2018 - 10:10 WIB

Bupati Lebak kembali viral, panjat pohon durian setinggi lima meter

Tingkah Bupati Lebak, Banten, Iti Octavia Jayabaya kembali menghebohkan dan viral di media sosial. Beberapa waktu lalu, video Iti Octavia ...
Olympic City gelar kompetisi maskot berhadiah puluhan juta tertarik ?
Style - Senin, 29 Januari 2018 - 11:17 WIB

Olympic City gelar kompetisi maskot berhadiah puluhan juta tertarik ?

Diawal tahun ini Olympic City ingin melibatkan masyarakat umum khususnya anak muda memberikan wadah untuk Mengembangkan ide kreatifitas dalam bentuk pembuatan desain Mascot Competition. Sesuai ...