Minggu, 21 Oktober 2018 | 17.08 WIB
KiniNEWS>Gaya>Hikmah>Psikolog: LGBT Bisa Lebih Posesif dari Pasangan Normal

Psikolog: LGBT Bisa Lebih Posesif dari Pasangan Normal

Reporter : Rini Siregar | Sabtu, 18 November 2017 - 09:52 WIB

IMG-972

Pasangan sejenis. (Ilustrasi)

Medan, kini.co.id – Banyaknya kasus pembunuhan akibat kecemburuan oleh pasangan sejenis seringkali membuat miris.

Teranyar, pembunuhan laki-laki di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, yang ternyata seorang biseksual, bernama Imam.

Diketahui, dia dibunuh oleh pacar sesama jenisnya, karena berselingkuh dengan seorang perempuan.

Fenomena ini pun terlihat dalam pola yang sama dari permasalahan kejiwaan seorang pecinta sejenis.

Bahkan psikolog mengatakan kaum Lesbian Gay Biseksual Transgender (LGBT) bisa jauh lebih posesif dari pasangan normal.

Bobot perilaku posesif lebih berlipat ganda, sangat dimungkinkan mengingat mereka adalah kaum minoritas.

“Saya belum pernah menemukan riset yang menyimpulkan bahwa LGBT lebih posesif. Tapi jika diasumsikan demikian, sebetulnya masuk akal juga,” terang Psikolog Reza Indragiri dikutip dari Republika.

Menurut dia, kaum LGBT mereka merupakan kelompok tertutup sehingga ada pergolakan batin tak terperi, penolakan publik sangat tinggi, dan sulit untuk mendapat ‘pasangan’.

“Untuk mempertahankannya, sesama mereka menjadi posesif. Karena posesif, kecemburuan kian menjadi-jadi. Begitu emosi, lepas kendali, sakit hati membara, bobot perilaku agresif pun berlipat ganda,” papar dia.

PDKT Hingga Cemburu

Menurut pengakuan seorang lesbian di Kota Medan yang enggan disebutkan namanya, pergaulan mereka pada dasarnya sama seperti kaum normal. Hanya saja mereka bisa mendeteksi perempuan yang menyimpang.

“Ya sama aja, cuma kami tau yang mana yang belok (menyimpang) di antara mereka,” kata dia.

Cara berkenalan dan PDKT, kata dia, sama saja seperti orang normal. Mulai dari SMS, chat, hang out hingga pacaran.

Ia mengakui sangat cemburu jika pasangannya dekat dengan orang lain. Sehingga ia memilih tak membawa pacarnya ke klub atau kelompok mereka.

“Ya kayakmana, kalau pacar kita didekatin orang kan cemburu. Apalagi payah dapatkannya. Kan gak semua orang belok. Kalau di klub kan suka orang itu ganggu cewek kita, gak suka aku,” katanya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
Trends - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 14:42 WIB

Ikut-ikutan Trend Mukbang, Awas Penyakit Berbahaya Ini Mengintai Anda!!

Anak-anak muda yang rajin mantengin media sosial pasti tidak asing dengan video-video mukbang, alias makan dalam jumlah porsi besar.Trend makan ...
Health - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 11:10 WIB

Mati, Ini Terjadi pada Tubuh Ketika Sudah Dalam Kubur

ematian adalah sebuah hal yang pasti dialami manusia. Ketika kematian tiba, maka semua organ tubuh manusia pun berhenti bekerja dan ...
Health - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 10:55 WIB

Jangan Potong Rambut di Area Intim, Ini Bahayanya

Tak hanya aroma tubuh yang membangkitkan libido di atas ranjang, tapi juga penampilan fiik. Mlai dari ujung rambut di kepala ...
Health - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:51 WIB

Ini daftar negara yang harapan usianya tertinggi, RI meningkat

KONDISI lingkungan yang terus turun, pola makan yang tidak sehat, dan juga stres merupakan tantangan bagi kesehatan manusia di era ...
Health - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:37 WIB

Bawa bukti imuniasi anak jika mau ke Singapura

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) Singapura berencana menerapkan peraturan baru yang mengharuskan warga negara asing (WNA) untuk sudah memvaksinasi anaknya bila ingin ...
Hikmah - Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:53 WIB

Segera akhiri hubungan, jika ada kekerasan fisik

KEKERASAN fisik yang terjadi di rumah tangga semakin marak terjadi. Namun, tindak kekerasan di luar ikatan perkawinan antara pasangan yang ...