Jumat, 18 Januari 2019 | 02.07 WIB
KiniNEWS>Gaya>Hikmah>Psikolog: LGBT Bisa Lebih Posesif dari Pasangan Normal

Psikolog: LGBT Bisa Lebih Posesif dari Pasangan Normal

Reporter : Rini Siregar | Sabtu, 18 November 2017 - 09:52 WIB

IMG-972

Pasangan sejenis. (Ilustrasi)

Medan, kini.co.id – Banyaknya kasus pembunuhan akibat kecemburuan oleh pasangan sejenis seringkali membuat miris.

Teranyar, pembunuhan laki-laki di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, yang ternyata seorang biseksual, bernama Imam.

Diketahui, dia dibunuh oleh pacar sesama jenisnya, karena berselingkuh dengan seorang perempuan.

Fenomena ini pun terlihat dalam pola yang sama dari permasalahan kejiwaan seorang pecinta sejenis.

Bahkan psikolog mengatakan kaum Lesbian Gay Biseksual Transgender (LGBT) bisa jauh lebih posesif dari pasangan normal.

Bobot perilaku posesif lebih berlipat ganda, sangat dimungkinkan mengingat mereka adalah kaum minoritas.

“Saya belum pernah menemukan riset yang menyimpulkan bahwa LGBT lebih posesif. Tapi jika diasumsikan demikian, sebetulnya masuk akal juga,” terang Psikolog Reza Indragiri dikutip dari Republika.

Menurut dia, kaum LGBT mereka merupakan kelompok tertutup sehingga ada pergolakan batin tak terperi, penolakan publik sangat tinggi, dan sulit untuk mendapat ‘pasangan’.

“Untuk mempertahankannya, sesama mereka menjadi posesif. Karena posesif, kecemburuan kian menjadi-jadi. Begitu emosi, lepas kendali, sakit hati membara, bobot perilaku agresif pun berlipat ganda,” papar dia.

PDKT Hingga Cemburu

Menurut pengakuan seorang lesbian di Kota Medan yang enggan disebutkan namanya, pergaulan mereka pada dasarnya sama seperti kaum normal. Hanya saja mereka bisa mendeteksi perempuan yang menyimpang.

“Ya sama aja, cuma kami tau yang mana yang belok (menyimpang) di antara mereka,” kata dia.

Cara berkenalan dan PDKT, kata dia, sama saja seperti orang normal. Mulai dari SMS, chat, hang out hingga pacaran.

Ia mengakui sangat cemburu jika pasangannya dekat dengan orang lain. Sehingga ia memilih tak membawa pacarnya ke klub atau kelompok mereka.

“Ya kayakmana, kalau pacar kita didekatin orang kan cemburu. Apalagi payah dapatkannya. Kan gak semua orang belok. Kalau di klub kan suka orang itu ganggu cewek kita, gak suka aku,” katanya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
Hikmah - Kamis, 17 Januari 2019 - 17:54 WIB

Minta maaf kepada pembenci, Ahok minta tidak usah disambut

BASUKI Tjahaja Purnama alias Ahok, mantan gubernur DKI, segera akan menghirup udara bebas pada 24 Januari 2019. Tanggal tersebut sangat ...
Hikmah - Rabu, 16 Januari 2019 - 16:10 WIB

Ahok segera bebas, dia dijemput keluarga di Mako Brimob

BASUKI Tjahaja Purnama alias Ahok dijadwalkan bebas pada 24 Januari 2019 mendatang. Mantan Gubernur DKI itu akan keluar dari Mako ...
Health - Senin, 14 Januari 2019 - 10:29 WIB

Suka Tidur Pakai Kipas Angin, Ini Bahayanya

Kipas angin seringkali menjadi pilihan untuk menyejukkan ruangan selain Air Conditioner. Kipas angin yang lebih ekonomis dan juga praktis karena ...
Health - Senin, 14 Januari 2019 - 10:16 WIB

Anak Tidak Diimunisasi Benarkah Tetap Sehat?

Seiring pemerintah menggalakkan program imunisasi untuk anak-anak, muncul juga kaum yang berbeda pendapat.Menurut mereka, anak-anak mereka sehat-sehat saja meski tidak ...
Trends - Jumat, 11 Januari 2019 - 14:44 WIB

Diajak ML Sama Pacar, Begini Cara Menolaknya

Seks bebas seperti sudah menjadi makanan sehari-hari remaja di Indonesia. Mereka yang pacaran sudah gampang saja melakukan hubungan seks bagaikan ...
Style - Jumat, 11 Januari 2019 - 12:20 WIB

Agnez Mo jadi artis Indonesia paling populer di Twitter pada 2018

MESKI saat ini tengah fokus dengan karier bermusiknya di Amerika Serikat, namun tak berarti popularitas Agnez Mo di Tanah Air ...