Rabu, 13 Desember 2017 | 23.43 WIB
KiniNEWS>Gaya>Hikmah>Psikolog: LGBT Bisa Lebih Posesif dari Pasangan Normal

Psikolog: LGBT Bisa Lebih Posesif dari Pasangan Normal

Reporter : Rini Siregar | Sabtu, 18 November 2017 - 09:52 WIB

IMG-972

Pasangan sejenis. (Ilustrasi)

Medan, kini.co.id – Banyaknya kasus pembunuhan akibat kecemburuan oleh pasangan sejenis seringkali membuat miris.

Teranyar, pembunuhan laki-laki di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, yang ternyata seorang biseksual, bernama Imam.

Diketahui, dia dibunuh oleh pacar sesama jenisnya, karena berselingkuh dengan seorang perempuan.

Fenomena ini pun terlihat dalam pola yang sama dari permasalahan kejiwaan seorang pecinta sejenis.

Bahkan psikolog mengatakan kaum Lesbian Gay Biseksual Transgender (LGBT) bisa jauh lebih posesif dari pasangan normal.

Bobot perilaku posesif lebih berlipat ganda, sangat dimungkinkan mengingat mereka adalah kaum minoritas.

“Saya belum pernah menemukan riset yang menyimpulkan bahwa LGBT lebih posesif. Tapi jika diasumsikan demikian, sebetulnya masuk akal juga,” terang Psikolog Reza Indragiri dikutip dari Republika.

Menurut dia, kaum LGBT mereka merupakan kelompok tertutup sehingga ada pergolakan batin tak terperi, penolakan publik sangat tinggi, dan sulit untuk mendapat ‘pasangan’.

“Untuk mempertahankannya, sesama mereka menjadi posesif. Karena posesif, kecemburuan kian menjadi-jadi. Begitu emosi, lepas kendali, sakit hati membara, bobot perilaku agresif pun berlipat ganda,” papar dia.

PDKT Hingga Cemburu

Menurut pengakuan seorang lesbian di Kota Medan yang enggan disebutkan namanya, pergaulan mereka pada dasarnya sama seperti kaum normal. Hanya saja mereka bisa mendeteksi perempuan yang menyimpang.

“Ya sama aja, cuma kami tau yang mana yang belok (menyimpang) di antara mereka,” kata dia.

Cara berkenalan dan PDKT, kata dia, sama saja seperti orang normal. Mulai dari SMS, chat, hang out hingga pacaran.

Ia mengakui sangat cemburu jika pasangannya dekat dengan orang lain. Sehingga ia memilih tak membawa pacarnya ke klub atau kelompok mereka.

“Ya kayakmana, kalau pacar kita didekatin orang kan cemburu. Apalagi payah dapatkannya. Kan gak semua orang belok. Kalau di klub kan suka orang itu ganggu cewek kita, gak suka aku,” katanya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
Jam lima sore adalah waktu Uber banyak di pesan di Indonesia
Trends - Rabu, 13 Desember 2017 - 15:33 WIB

Jam lima sore adalah waktu Uber banyak di pesan di Indonesia

Perusahaan rintisan daring transportasi, Uber, merilis tren mobilitas, pola penggunaan dari masing-masing penumpang sepanjang 2017.Uber, dalam menemani perjalanan warga dunia ...
Jamuan tahu campur menteri Imam Nahrawi
Food - Senin, 11 Desember 2017 - 18:36 WIB

Jamuan tahu campur menteri Imam Nahrawi

Peserta Kirab Pemuda Indonesia 2017 yag dijamu di rumah dinas Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, di Jalan Widya Chandra, ...
Cantiknya wanita suku Tajik di China, ga ada sipit-sipitnya
Woman - Senin, 4 Desember 2017 - 08:03 WIB

Cantiknya wanita suku Tajik di China, ga ada sipit-sipitnya

Dengan penduduk sekitar 30.000 jiwa, suku Tajik tinggal di kota Tashkurgan yang terletak di dataran pegunungan Pamir di sepanjang perbatasan ...
Ketika Al Liwa dan ar Rayah masih jadi nyinyiran
Hikmah - Minggu, 3 Desember 2017 - 09:04 WIB

Ketika Al Liwa dan ar Rayah masih jadi nyinyiran

Dalam reuni 212 di Monas, Sabtu (2/12) kemarin, ratusan bendera tauhid baik berwarna hitam maupun putih berkibar di tengah-tengah lautan ...
Tipe – tipe netizen, yang terakhir bikin sakit kepala
Trends - Jumat, 1 Desember 2017 - 17:45 WIB

Tipe – tipe netizen, yang terakhir bikin sakit kepala

Dijaman secanggih ini nih apa - apa share di sosial media entah itu cuman curhat, foto, video, berita dan lainnya. ...
Olympic Furniture “Ekspansi” ke bsnis property
Trends - Kamis, 30 November 2017 - 16:38 WIB

Olympic Furniture “Ekspansi” ke bsnis property

Bertepatan dengan hari Bangkit Olympic Group yang digelar setiap tanggal 29 November, Olympic City menggelar acara peletakan batu pertama atau groundbreaking infrastruktur ...