Minggu, 18 Februari 2018 | 07.55 WIB
KiniNEWS>Gaya>Food>Riset kesehatan sebagai ‘kultur’ Ajinomoto

Riset kesehatan sebagai ‘kultur’ Ajinomoto

Reporter : Rini Siregar | Rabu, 22 November 2017 - 17:52 WIB

IMG-978

Produk Ajinomoto. Istimewa

Jakarta, kini.co.id – Sebagian besar orang tidak menyadari bahwa Ajinomoto Co hanya fokus pada pembuatan penyedap makanan, meski hal itu benar namun banyaknya riset ilmiah yang dilakukan Ajinomoto Co., khususnya dalam bidang asam amino.

Dalam menerapkan keahliannya dalam mengembangkan bidang farmasi itu terutama asam amino sudah dilakukannya selama lebih dari 60 tahun.

Pada tahun 1956, Ajinomoto Co. menjadi perusahaan pertama di dunia yang memproduksi Kristal asam amino untuk keperluan infus, produk nutrisi enteral, dan bahan-bahan farmasi.

Selanjutnya, Ajinomoto Co. mengembangkan serangkaian diet unsur dasar (elemental) dan obat-obatan lainnya. Dengan demikian, Ajinomoto Co. memang merupakan mitra yang tepat untuk mengembangkan media kultur bagi sel punca pluripoten yang diinduksi, atau disingkat sel iPS.

Untuk mengembangkan media kultur sel iPS tersebut, setidaknya ada tiga keahlian yang diterpakan.

Pertama teknologi produksi bahan baku. Sebagai pemasok asam amino berkualitas tinggi yang terkemuka di dunia, yang sebagian besar digunakan untuk obat-obatan, Ajinomoto Co. dapat memasok asam amino yang bebas dari komponen turunan hewan dengan tingkat keterlacakan penuh.

“Kedua, dalam komposisi dan rancangan formula, dengan sejarah panjang kami dalam meneliti nutrisi dan metabolisme asam amino, Ajinomoto Co. memiliki teknologi dan “kepakaran” untuk menentukan komposisi optimal dengan cepat dari puluhan komponen yang membentuk media kultur,” sebut pihak Ajinomoto.

Kemudian yang ketiga, menggunakan teknologi analisis, yakni dalam penerapan teknologi analisis Ajinomoto Co, untuk asam amino dan bahan-bahan runut memiliki tingkat kepekaan dan keakuratan yang sangat tinggi.

“Kondisi ini memungkinkan kami untuk memformulasikan media kultur berkualitas tinggi dengan pengendalian mutu yang tepat,” sebutnya.

Daisuke Nakamiya, Associate General Manager Global, Communications Departement Ajinomoto Co.,Inc mengatakan, berbagai riset tersebut diimplementasikan ke dalam kegiatan bisnis seperti pada tiga kategori bisnis utama yakni biologi molekul tingkat tinggi, biologi molekul tingkat medium dan media kultur sel atau bahan.

Perusahaan ini mengombinasikan investasi dan riset untuk bisa meningkatkan penjualan. Di sisi investasi, perusahaan ini akan meningkatkan kapasitas produk Sajiku dan Masako untuk menggenjot penjualan dan market share. Sedangkan untuk produk Umami, Aji-No-Moto, perusahaan ini akan melakukan riset untuk meingkatkan mutu.

Tahun ini, perusahaan ini baru menginvestasikan dana untuk penambahan kapasitas produk Masako sebesar ¥3,2 miliar. Berikutnya, perusahaan konon ini akan menggelontorkan investasi sebesar ¥2,5 miliar untuk pengembangan pabrik Sajiku pada Desember tahun ini di Karawang. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
YLKI nilai BPOM kecolongan soal uji obat
Health - Sabtu, 17 Februari 2018 - 12:55 WIB

YLKI nilai BPOM kecolongan soal uji obat

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai Badan Pengawas Obat dan Makanan kecolongan dalam kasus Albothyl yang telah dibekukan izin edarnya. ...
PT Pharos resmi tarik peredaran Albothyl
Health - Sabtu, 17 Februari 2018 - 11:14 WIB

PT Pharos resmi tarik peredaran Albothyl

Setelah pembekuan izin edar Albothyl yang dikeluarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), PT Pharos Indonesia menyatakan akan menarik peredaran ...
Jomblo Lebih Boros dari yang Sudah Menikah, Ini Sebabnya
Trends - Sabtu, 10 Februari 2018 - 09:13 WIB

Jomblo Lebih Boros dari yang Sudah Menikah, Ini Sebabnya

Banyak yang berpikir bahwa menjadi single atau jomblo bisa lebih hemat daripada yang sudah menikah.Sebab jomblo hanya akan membiayai dirinya ...
Awas! Sebagian Besar Perokok Berawal dari Coba-coba
Health - Senin, 5 Februari 2018 - 09:59 WIB

Awas! Sebagian Besar Perokok Berawal dari Coba-coba

"Ayam berkokok di atas genteng, gak merokok gak ganteng."Pepatah demikian seringkali terdengar dari mulut para remaja yang menggandrungi rokok.Rokok nyatanya ...
Bupati Lebak kembali viral, panjat pohon durian setinggi lima meter
Woman - Sabtu, 3 Februari 2018 - 10:10 WIB

Bupati Lebak kembali viral, panjat pohon durian setinggi lima meter

Tingkah Bupati Lebak, Banten, Iti Octavia Jayabaya kembali menghebohkan dan viral di media sosial. Beberapa waktu lalu, video Iti Octavia ...
Olympic City gelar kompetisi maskot berhadiah puluhan juta tertarik ?
Style - Senin, 29 Januari 2018 - 11:17 WIB

Olympic City gelar kompetisi maskot berhadiah puluhan juta tertarik ?

Diawal tahun ini Olympic City ingin melibatkan masyarakat umum khususnya anak muda memberikan wadah untuk Mengembangkan ide kreatifitas dalam bentuk pembuatan desain Mascot Competition. Sesuai ...