Minggu, 21 Oktober 2018 | 18.01 WIB
KiniNEWS>Gaya>Hikmah>Ketika Al Liwa dan ar Rayah masih jadi nyinyiran

Ketika Al Liwa dan ar Rayah masih jadi nyinyiran

Minggu, 3 Desember 2017 - 09:04 WIB

IMG-991

Peserta reuni 212 difabel hadir ditengah-tengah kerumunan massa di Monas membawa bendera Al Liwa, Sabtu (2/12). KiniNews/Wahyu.

Jakarta, kini.co.id – Dalam reuni 212 di Monas, Sabtu (2/12) kemarin, ratusan bendera tauhid baik berwarna hitam maupun putih berkibar di tengah-tengah lautan masa.

Namun ada satu bendera hitam besar dengan tulisan syahadat, “La ilaha Illa al- Allah, Muhammad Rasul al-Allah”. Bendera itu dinamakan ar-Rayah.

Lantas kemudian muncul pertanyaan dari masyarakat awam atau bahkan dari kalangan muslim sendiri soal berkibarnya bendera itu, lantaran bendera itu disebut-sebut sebagai bendera ormas yang sudah dibubarkan pemerintah yakni Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid menegaskan bahwa bendera itu bukanlah milik HTI. Bendera itu bertuliskan kalimat ‘Laailahaillallah’ yang menurutnya tak ada hubungannya dengan HTI.

“Tulisan ‘Laailahaillallah’ saja itu bukan bendera HTI maupun bendera kelompok manapun. Itu adalah benderanya Rasulullah,” jelasnya.

Kalaupun di antara massa yang hadir ada dari bekas HTI, dia tidak mempersoalkan selama mengikuti aturan. Karena Indonesia adalah negara hukum.

Sementara itu Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang ikut hadir memberikan tauziyahnya mengatakan tuduhan terhadap umat Islam mulai dari radikal, ekstrem adalah tidak tepat.

Pasalnya kata Fahri dalam ayat Al Baqarah ayat 143 bahwa umat Islam merupakan umat yang wasath atau pertengahan bukan umat ekstrim, ekstrimitas adalah proyek-proyek barat.

Ketika umat Islam bersatu seakan-akan mereka mencibir bahkan melontarkan dengan berbagai tuduhan.

“Sekarang-sekarang ini kalimat jihad, syahadat dan takbir sudah dianggap kriminal, pejabat liat bendera Al Liwa dan ar-Rayah saja dianggap bendera ISIS, HTI. Kenapa demikian karena otak-otaknya ya diisi oleh syetan-syetan. Mari kita doakan semoga mereka mendapat hidayah,” tandasnya.

Dalam sebuah hadits, Imam Ahmad, Abu Dawud dan An-Nasai di Sunan al-Kubra telah mengeluarkan dari Yunus bin Ubaid mawla Muhammad bin al-Qasim, ia berkata: Muhammad bin al-Qasim mengutusku kepada al-Bara’ bin ‘Azib bertanya tentang rayah Rasulullah Saw seperti apa? Al-Bara’ bin ‘Azib berkata: Rayah Rasulullah Saw berwarna hitam persegi panjang terbuat dari Namirah.”

Dalam hadits lain, yakni Musnad Imam Ahmad dan Tirmidzi, melalui jalur Ibnu Abbas meriwayatkan: “Rasulullah Saw telah menyerahkan kepada Ali sebuah panji berwarna putih, yang ukurannya sehasta kali sehasta. Pada liwa (bendera) dan rayah (panji-panji perang) terdapat tulisan ‘Laa illaaha illa Allah, Muhammad Rasulullah’. Pada liwa yang berwarna dasar putih, tulisan itu berwarna hitam.

Sedangkan pada ar rayah yang berwarna dasar hitam, tulisannya berwarna putih.”[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
Trends - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 14:42 WIB

Ikut-ikutan Trend Mukbang, Awas Penyakit Berbahaya Ini Mengintai Anda!!

Anak-anak muda yang rajin mantengin media sosial pasti tidak asing dengan video-video mukbang, alias makan dalam jumlah porsi besar.Trend makan ...
Health - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 11:10 WIB

Mati, Ini Terjadi pada Tubuh Ketika Sudah Dalam Kubur

ematian adalah sebuah hal yang pasti dialami manusia. Ketika kematian tiba, maka semua organ tubuh manusia pun berhenti bekerja dan ...
Health - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 10:55 WIB

Jangan Potong Rambut di Area Intim, Ini Bahayanya

Tak hanya aroma tubuh yang membangkitkan libido di atas ranjang, tapi juga penampilan fiik. Mlai dari ujung rambut di kepala ...
Health - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:51 WIB

Ini daftar negara yang harapan usianya tertinggi, RI meningkat

KONDISI lingkungan yang terus turun, pola makan yang tidak sehat, dan juga stres merupakan tantangan bagi kesehatan manusia di era ...
Health - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:37 WIB

Bawa bukti imuniasi anak jika mau ke Singapura

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) Singapura berencana menerapkan peraturan baru yang mengharuskan warga negara asing (WNA) untuk sudah memvaksinasi anaknya bila ingin ...
Hikmah - Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:53 WIB

Segera akhiri hubungan, jika ada kekerasan fisik

KEKERASAN fisik yang terjadi di rumah tangga semakin marak terjadi. Namun, tindak kekerasan di luar ikatan perkawinan antara pasangan yang ...