Minggu, 21 Oktober 2018 | 16.45 WIB
KiniNEWS>Gaya>Food>Jamuan tahu campur menteri Imam Nahrawi

Jamuan tahu campur menteri Imam Nahrawi

Reporter : Bayu Putra | Senin, 11 Desember 2017 - 18:36 WIB

IMG-997

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi bersama Pemuda Kirab Indonesia menikmati Tahu Campur di rumah dinas menteri Jalan Widya Chandra, Jakarta, Ahad (10/12). FOTO: kemenpora.go.id

Jakarta, kini.co.id – Peserta Kirab Pemuda Indonesia 2017 yag dijamu di rumah dinas Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, di Jalan Widya Chandra, Jakarta, Ahad (10/12), disuguhi hidangan penutup Tahu Campur, makan khas Jawa Timur.

Sebanyak 57 dari 73 peserta kirab terlihat menikmati santapan khas Jawa Timur, tempat kelahiran Imam Nahrawi.

Selain menikmati tahu campur, peserta kirab juga mendapatkan Pin Kader Bhineka sebagai penanda peserta kirab 2017. 

Tahu Campur menjadi salah satu makanan favorit Menteri Imam. Di beberapa kegiatan yang digelar di rumah dinasnya, nyaris Tahu Campur tak pernah absen dalam hidangan di meja prasmanan. 

Dalam setiap kesempatan Imam juga selalu mempromosikan makanan tradisional favoritnya itu kepada wartawan yang biasa meliput di kantor Kemenpora. 

“Ayo, nanti makan Tahu Campur enak banget di rumah saya. Bukan masakan istri, tapi saya pesan,” ujar Imam beberapa waktu lalu kepada wartawan di Kemenpora. 

Tahu campur ini merupakan panganan yang tampilannya mirip dengan soto. Selain tahu yang kaya protein, hidangan ini pun menyuguhkan kelezatan tersendiri dari sayuran segar yang menjadi campurannya.

Menu makanan yang satu ini sangat beragam. Mulai mi kuning, tauge, daun bawang, perkedel singkong, dan juga lontong. Namun yang menjadi ciri khas Tahu Campur itu adalah sambal petis dan tetelan daging sapi dalam kuah kaldu.

Kembali soal peserta Kirab Pemuda 2017, Menteri Imam menyambut kehadirannya dengan hangat. Layaknya seorang pemandu wisata, pria kelahiran Bangkalan, Jawa Timur itu menjelaskan posisi rumah di kompleks petinggi republik kepada peserta Kirab Pemuda 2017. 

Politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengawali ucapannya kepada peserta,” Selamat datang di rumah dinas Kemenpora. Kompleks Perumahan Widya Chandra merupakan rumah dinas para pejabat tinggi.” 

“Sebelah kanan rumah saya ini adalah rumah Menteri Koperasi dan UKM, Menteri Luar Negeri. Paling pojok kanan rumah Menteri Agama. Di depan rumah saya ini, adalah rumah  Dirjen Pajak. Sebelah kiri rumah saya adalah rumah  Ketua Mahkamah Agung, Menteri Pertahanan, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Keuangan,” ucap Menpora kepada peserta Kirab Pemuda.

Imam juga mengusulkan agar dibentuk forum alumni Kirab Pemuda 2017. Ia beralasan, ini merupakan program pertamanya yang dinilai fenomenal karena melibatkan banyak orang dengan rentang waktu kegiatan cukup panjang. 

“Untuk tahun depan tidak hanya di 34 titik tapi di 514 titik, jadi lebih besar lagi dan spektakuler. Nanti sepanjang waktu ramai dengan  kegiatan tentu kegiatan harus dimodifikasi agar tidak monoton,” ujarnya. 

Di akhir acara Menteri Imam menyematkan PIN kader Bhineka secara simbolis kepada dua peserta  Kirab Pemuda Indonesia 2017.  

Salah seorang peserta Kirab Pemuda 2017 asal Papua yaitu Alexander Rinaldy Syauta menyampaikan kesan penuh bangga terpilih menjadi peserta.

Sebagai peserta yang berasal dari ujung timur Indonesia, Alexander mengaku bisa mengelilingi Indonesia dan memperkenalkan budaya Papua kepada masyarakat di titik singgah. 

“Saya berharap kegiatan ini selalu ada di tiap tahunnya,” tuturnya.

Seperti di ketahui Kirab Pemuda Nusantara 2017  diiikuti 73 peserta dari 34 Propinsi. Mereka adalah  pemuda terbaik yang lolos dalam seleksi yang diadakan oleh Kemenpora, dimana masing-masing provinsi akan diwakili oleh 1 orang laki-laki dan 1 orang perempuan yang akan menjadi Peserta Inti.

Rute perjalanan Kirab ini terbagi atas 2 zona yang pertama dimulai dari Zona Miangas bergerak menuju Sabang hingga ke Blitar  dan Zona Kedua yang dimulai dari Kota Rote Ndao di NTT bergerak menuju Merauke dan berakhir di Blitar. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
Trends - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 14:42 WIB

Ikut-ikutan Trend Mukbang, Awas Penyakit Berbahaya Ini Mengintai Anda!!

Anak-anak muda yang rajin mantengin media sosial pasti tidak asing dengan video-video mukbang, alias makan dalam jumlah porsi besar.Trend makan ...
Health - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 11:10 WIB

Mati, Ini Terjadi pada Tubuh Ketika Sudah Dalam Kubur

ematian adalah sebuah hal yang pasti dialami manusia. Ketika kematian tiba, maka semua organ tubuh manusia pun berhenti bekerja dan ...
Health - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 10:55 WIB

Jangan Potong Rambut di Area Intim, Ini Bahayanya

Tak hanya aroma tubuh yang membangkitkan libido di atas ranjang, tapi juga penampilan fiik. Mlai dari ujung rambut di kepala ...
Health - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:51 WIB

Ini daftar negara yang harapan usianya tertinggi, RI meningkat

KONDISI lingkungan yang terus turun, pola makan yang tidak sehat, dan juga stres merupakan tantangan bagi kesehatan manusia di era ...
Health - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:37 WIB

Bawa bukti imuniasi anak jika mau ke Singapura

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) Singapura berencana menerapkan peraturan baru yang mengharuskan warga negara asing (WNA) untuk sudah memvaksinasi anaknya bila ingin ...
Hikmah - Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:53 WIB

Segera akhiri hubungan, jika ada kekerasan fisik

KEKERASAN fisik yang terjadi di rumah tangga semakin marak terjadi. Namun, tindak kekerasan di luar ikatan perkawinan antara pasangan yang ...