Jumat, 16 November 2018 | 10.32 WIB
KiniNEWS>Gaya>Health>Banyak Tidur, Bingung, dan Berhalusinasi, Tanda-tanda Orang Akan Mati

Banyak Tidur, Bingung, dan Berhalusinasi, Tanda-tanda Orang Akan Mati

Reporter : Rini Siregar | Sabtu, 13 Oktober 2018 - 16:03 WIB

IMG-1033

Keranda. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Kematian adalah suatu kepastian yang akan datang pada setiap manusia. Secara biologi kematian ditandai dengan berhentinya organ-organ vital tubuh bekerja.

Mitosnya, orang yang akan menuju kematian biasanya memberikan tanda kepada orang sekitarnya atau sering dibilang buang tabiat. Namun secara ilmu sains pun, manusia memberikan tanda ketika akan mati, di luar mitos tadi tentunya.

Dilansir dari Healthline, Jum’at (12/10/2018), setiap orang yang akan mengalami kematian akan merasakan tanda-tanda tertentu, seperti banyak tidur, bingung sampai berhalusinasi. Apa saja tanda-tandanya, simak ulasan berikut.

1. Banyak Tidur

Beberapa bulan sebelum akhir hayat seseorang, mungkin mulai tidur lebih dari biasanya. Ketika Anda mungkin mendekati kematian, metabolisme tubuh Anda akan menurun. Tanpa pasokan energi alami, kelelahan akan dengan mudah menyerang Anda.

2. Bingung Melanda

Saat sekarat, otak akan terus aktif dan ini akan mengakibatkan kebingungan atau inkoherensi. Karenanya, beberapa orang akan merasa gelisah dan agresif jika mereka tidak tahu apa yang terjadi atau di mana mereka berada.

3. Kurang makan dan minum

Orang-orang yang hampir mati mungkin bahkan tidak tertarik pada beberapa makanan favorit mereka. Beberapa hari menjelang kematian, orang tersebut akan berhenti makan atau minum sepenuhnya. Hal itu karena kebutuhan energi akan menurun seiring dengan bertambahnya usia seseorang. Karena Anda tidak membutuhkan banyak energi lagi untuk melakukan tugas sehari-hari. Jadi, makanan dan minuman sepertinya kurang diperlukan.

4. Halusinasi

Anda mungkin pernah mendengar bahwa orang-orang yang sekarat mengatakan bahwa mereka melihat orang-orang terkasih yang sudah lama meninggal dunia di hari-hari terakhir mereka. Hal ini memang benar mereka alami, karena orang yang sedang sekarat cenderung akan mengalami halusinasi. Halusinasi dan penglihatan tentang tempat atau orang lain yang mereka lihat juga biasanya tidak biasa.

5. Menjauh

Tidak jarang orang-orang yang sedang sekarat ingin perlahan-lahan menjauhkan diri dari kegiatan dan orang-orang di sekelilingnya. Hal ini adalah sebuah refleksi alami dari perubahan energi serta keinginan untuk melindungi hari dan jam terakhir mereka. Jadi, seseorang yang tak lama lagi akan menemui kematiannya cenderung akan menarik diri dari lingkungannya.

6. Badan Dingin

Badan orang menjelang kematiannya mungkin akan menjadi dingin, hal ini karena suhu tubuhnya memang menurun. Bagi seseorang yang akan meninggal, sirkulasi darahnya akan menarik ke dalam menuju organ vital di hari-hari terakhir hidupnya. Itu berarti sirkulasi darah di tempat-tempat seperti tangan dan kaki akan berkurang. Hal ini bisa menyebabkan kulit dan anggota badan akan terasa sejuk bila disentuh. Kulit juga mungkin akan tampak semakin pucat. Hingga pada akhirnya, peredaran darah yang berkurang dapat menyebabkan timbulnya bintik ungu kebiruan pada kulit.

7. Tanda Vital Berubah

Tekanan darah akan menurun ketika seseorang mendekati kematiannya. Perubahan pernapasan menjadi lebih jelas, dan detak jantung menjadi tidak teratur dan sulit untuk dideteksi. Saat tekanan darah menurun, ginjal akan berhenti bekerja juga. Hal ini mengakibatkan perubahan warna urine menjadi kecoklatan.

8. Otot Melemah

Di hari-hari terakhir sebelum kematian, otot bisa menjadi sangat lemah. Otot-otot di dalam tubuh seseorang yang akan meninggal tidak akan bekerja optimal lagi seperti biasanya. Tugas sederhana seperti mengangkat cangkir berisi air atau membalik diri di tempat tidur mungkin akan menjadi sulit.

9. Sulit Bernafas

Ini adalah tanda yang paling mengkhawatirkan. Fluktuasi pernapasan ini mungkin termasuk perubahan pernapasan. Bagi seseorang yang akan meninggal dunia, napas tiba-tiba akan berat dan ia akan menjadi sulit untuk bernapas.

10. Merasa sakit

Intensitas rasa sakit kemungkinan akan meningkat ketika seseorang menjadi semakin dekat dengan kematian. Tidak jarang seseorang menunjukkan tanda-tanda yang terlihat bahwa mereka merasa kesakitan. Tanda-tanda itu bisa dilihat seperti meringis, mengerang, atau cemberut.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
Woman - Kamis, 15 November 2018 - 17:53 WIB

UGM tunjuk 7 dosen masuk Tim Etik kasus perkosaan mahasiswa

UNIVERSITAS Gadjah Mada telah menunjuk tujuh dosen untuk masuk dalam tim etik yang dibentuk untuk menangani kasus dugaan pemerkosaan yang ...
Style - Kamis, 15 November 2018 - 17:45 WIB

Indonesia peringkat pertama negara paling dermawan

INDONESIA dinobatkan sebagai negara paling dermawan melalui World Giving Index yang dirilis Charity Aid Foundation (CAF) dengan menempati peringkat pertama.Indonesia ...
Hikmah - Kamis, 15 November 2018 - 12:57 WIB

Turis Rusia tidur di kuburan akibat kehabisan uang

BORIS Osmanov, turis asal Rusia yang dirawat di RSUD dr Moh. Saleh, Kota Probolinggo, Jawa Timur, mengaku kehabisan bekal uang ...
Health - Minggu, 11 November 2018 - 14:13 WIB

Diabetes mengancam kaum pekerja Indonesia

PARA pekerja di Indonesia terancam penyakit diabetes. Penyakit kencing manis yang disebut dengan diabetes tipe dua ini mulai menghantui para ...
Woman - Sabtu, 10 November 2018 - 13:46 WIB

Tak Disangka, Bayi Dalam Kandungan Bakal Bahagia Jika Ibu Lakukan Ini

Hamil merupakan momen bahagia yang dirasakan ibu hingga seluruh keluarga. Banyak yang tak sabar menanti lahirnya sang buah hati yang ...
Food - Kamis, 8 November 2018 - 07:36 WIB

Yummy! Ini Cara Membuat Dimsum Harga Rumahan Rasa Restoran

Dimsum kini menjadi makanan yang hits di tengah masyarakat Indonesia. Rasanya yang gurih beserta cita rasa udang, kepiting, ayam yang ...