Jumat, 18 Januari 2019 | 02.29 WIB
KiniNEWS>Gaya>Health>Banyak Tidur, Bingung, dan Berhalusinasi, Tanda-tanda Orang Akan Mati

Banyak Tidur, Bingung, dan Berhalusinasi, Tanda-tanda Orang Akan Mati

Reporter : Rini Siregar | Sabtu, 13 Oktober 2018 - 16:03 WIB

IMG-1033

Keranda. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Kematian adalah suatu kepastian yang akan datang pada setiap manusia. Secara biologi kematian ditandai dengan berhentinya organ-organ vital tubuh bekerja.

Mitosnya, orang yang akan menuju kematian biasanya memberikan tanda kepada orang sekitarnya atau sering dibilang buang tabiat. Namun secara ilmu sains pun, manusia memberikan tanda ketika akan mati, di luar mitos tadi tentunya.

Dilansir dari Healthline, Jum’at (12/10/2018), setiap orang yang akan mengalami kematian akan merasakan tanda-tanda tertentu, seperti banyak tidur, bingung sampai berhalusinasi. Apa saja tanda-tandanya, simak ulasan berikut.

1. Banyak Tidur

Beberapa bulan sebelum akhir hayat seseorang, mungkin mulai tidur lebih dari biasanya. Ketika Anda mungkin mendekati kematian, metabolisme tubuh Anda akan menurun. Tanpa pasokan energi alami, kelelahan akan dengan mudah menyerang Anda.

2. Bingung Melanda

Saat sekarat, otak akan terus aktif dan ini akan mengakibatkan kebingungan atau inkoherensi. Karenanya, beberapa orang akan merasa gelisah dan agresif jika mereka tidak tahu apa yang terjadi atau di mana mereka berada.

3. Kurang makan dan minum

Orang-orang yang hampir mati mungkin bahkan tidak tertarik pada beberapa makanan favorit mereka. Beberapa hari menjelang kematian, orang tersebut akan berhenti makan atau minum sepenuhnya. Hal itu karena kebutuhan energi akan menurun seiring dengan bertambahnya usia seseorang. Karena Anda tidak membutuhkan banyak energi lagi untuk melakukan tugas sehari-hari. Jadi, makanan dan minuman sepertinya kurang diperlukan.

4. Halusinasi

Anda mungkin pernah mendengar bahwa orang-orang yang sekarat mengatakan bahwa mereka melihat orang-orang terkasih yang sudah lama meninggal dunia di hari-hari terakhir mereka. Hal ini memang benar mereka alami, karena orang yang sedang sekarat cenderung akan mengalami halusinasi. Halusinasi dan penglihatan tentang tempat atau orang lain yang mereka lihat juga biasanya tidak biasa.

5. Menjauh

Tidak jarang orang-orang yang sedang sekarat ingin perlahan-lahan menjauhkan diri dari kegiatan dan orang-orang di sekelilingnya. Hal ini adalah sebuah refleksi alami dari perubahan energi serta keinginan untuk melindungi hari dan jam terakhir mereka. Jadi, seseorang yang tak lama lagi akan menemui kematiannya cenderung akan menarik diri dari lingkungannya.

6. Badan Dingin

Badan orang menjelang kematiannya mungkin akan menjadi dingin, hal ini karena suhu tubuhnya memang menurun. Bagi seseorang yang akan meninggal, sirkulasi darahnya akan menarik ke dalam menuju organ vital di hari-hari terakhir hidupnya. Itu berarti sirkulasi darah di tempat-tempat seperti tangan dan kaki akan berkurang. Hal ini bisa menyebabkan kulit dan anggota badan akan terasa sejuk bila disentuh. Kulit juga mungkin akan tampak semakin pucat. Hingga pada akhirnya, peredaran darah yang berkurang dapat menyebabkan timbulnya bintik ungu kebiruan pada kulit.

7. Tanda Vital Berubah

Tekanan darah akan menurun ketika seseorang mendekati kematiannya. Perubahan pernapasan menjadi lebih jelas, dan detak jantung menjadi tidak teratur dan sulit untuk dideteksi. Saat tekanan darah menurun, ginjal akan berhenti bekerja juga. Hal ini mengakibatkan perubahan warna urine menjadi kecoklatan.

8. Otot Melemah

Di hari-hari terakhir sebelum kematian, otot bisa menjadi sangat lemah. Otot-otot di dalam tubuh seseorang yang akan meninggal tidak akan bekerja optimal lagi seperti biasanya. Tugas sederhana seperti mengangkat cangkir berisi air atau membalik diri di tempat tidur mungkin akan menjadi sulit.

9. Sulit Bernafas

Ini adalah tanda yang paling mengkhawatirkan. Fluktuasi pernapasan ini mungkin termasuk perubahan pernapasan. Bagi seseorang yang akan meninggal dunia, napas tiba-tiba akan berat dan ia akan menjadi sulit untuk bernapas.

10. Merasa sakit

Intensitas rasa sakit kemungkinan akan meningkat ketika seseorang menjadi semakin dekat dengan kematian. Tidak jarang seseorang menunjukkan tanda-tanda yang terlihat bahwa mereka merasa kesakitan. Tanda-tanda itu bisa dilihat seperti meringis, mengerang, atau cemberut.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
Hikmah - Kamis, 17 Januari 2019 - 17:54 WIB

Minta maaf kepada pembenci, Ahok minta tidak usah disambut

BASUKI Tjahaja Purnama alias Ahok, mantan gubernur DKI, segera akan menghirup udara bebas pada 24 Januari 2019. Tanggal tersebut sangat ...
Hikmah - Rabu, 16 Januari 2019 - 16:10 WIB

Ahok segera bebas, dia dijemput keluarga di Mako Brimob

BASUKI Tjahaja Purnama alias Ahok dijadwalkan bebas pada 24 Januari 2019 mendatang. Mantan Gubernur DKI itu akan keluar dari Mako ...
Health - Senin, 14 Januari 2019 - 10:29 WIB

Suka Tidur Pakai Kipas Angin, Ini Bahayanya

Kipas angin seringkali menjadi pilihan untuk menyejukkan ruangan selain Air Conditioner. Kipas angin yang lebih ekonomis dan juga praktis karena ...
Health - Senin, 14 Januari 2019 - 10:16 WIB

Anak Tidak Diimunisasi Benarkah Tetap Sehat?

Seiring pemerintah menggalakkan program imunisasi untuk anak-anak, muncul juga kaum yang berbeda pendapat.Menurut mereka, anak-anak mereka sehat-sehat saja meski tidak ...
Trends - Jumat, 11 Januari 2019 - 14:44 WIB

Diajak ML Sama Pacar, Begini Cara Menolaknya

Seks bebas seperti sudah menjadi makanan sehari-hari remaja di Indonesia. Mereka yang pacaran sudah gampang saja melakukan hubungan seks bagaikan ...
Style - Jumat, 11 Januari 2019 - 12:20 WIB

Agnez Mo jadi artis Indonesia paling populer di Twitter pada 2018

MESKI saat ini tengah fokus dengan karier bermusiknya di Amerika Serikat, namun tak berarti popularitas Agnez Mo di Tanah Air ...