Kamis, 24 Oktober 2019 | 05.52 WIB
KiniNEWS>Gaya>Style>Orang muda harus responsif terhadap perubahan, jangan seperti Nokia

Orang muda harus responsif terhadap perubahan, jangan seperti Nokia

Selasa, 18 Desember 2018 - 22:09 WIB

IMG-1212

Nokia.

JAKARTA, kini.co.id – PERKEMBANGAN teknologi dan informasi telah mempengaruhi perubahan model bisnis dan pekerjaan. Untuk itu, generasi muda harus responsif terhadap berbagai perubahan. Agar tak bernasib seperti Nokia.

Dilansir situs resmi Kemnaker, Nokia sendiri pernah mendominasi pasar teknologi dan informasi global, khususnya handphone. Dominasi Nokia di pasar global sempat membuatnya dijuluki ‘Hp Sejuta Umat’. Namun, dalam 3 tahun saja (2009-2011), saham Nokia anjlok hingga 80%.

CEO Nokia saat itu, Jorma Ollila, berkata bahwa perusahaannya selalu berpegang teguh pada visi misinya selama bertahun-tahun. Sebuah visi misi yang membawa mereka merajai pangsa pasar dunia. Tetapi, ia tidak tahu kenapa justru sekarang mereka bisa kalah.

“Oleh karena itu, responsif kita terhadap perubahan menjadi penting, agar kita tetap bisa bersaing menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi,” kata Menteri Ketenagakerjaan, M Hanif Dhakiri saat menyampaikan Orasi Ilmiah pada Sidang Senat Terbuka Wisuda VII Program Sarjana Institut Pesantren Mathali’ul Falah, Pati, belum lama ini.

Begitupun dengan keterampilan, harus terus diasah dan ditingkatkan agar relevan dengan perkembangan zaman. Karena, perkembangan zaman tidak hanya merubah model bisnis dan industri, tapi juga jenis pekerjaan dan keterampilan.

“Kalau kita merasa hebat kemudian tidak responsif terhadap perubahan kita akan segera lewat,” kata Hanif di hadapan 183 wisudawan.

Menurut Hanif, keterampilan yang dibutuhkan oleh generasi muda di masa depan adalah keterampilan yang cepat berubah dan beradaptasi dengan perubahan zaman. “Berbagai bentuk pendidikan dan pelatihan kerja juga harus didasarkan betul terhadap kecenderungan perubahan yang akan datang,” kata Hanif.

Menakerpun menilai, saat ini sejumlah lembaga pendidikan dan pelatihan masih menyelenggarakan program yang tidak relevan dengan perkembangan industri. Untuk itu, ia mengimbau lembaga pendidikan dan pelatihan harus bisa memetakan perubahan program yang diselenggarakan. Agar tetap sesuai dengan kebutuhan pasar kerja/industri.

Ia mencontohkan dengan program up gradingpelatihan yang dilakukan Kementerian Ketenagakerjaan di beberapa Balai Latihan Kerja (BLK). Di BBPLK Semarang misalnya, program pelatihan menjahit telah di-up grade menjadi program fashion technology.

“Jadi anak-anak kita ajari jadi fashion designer. Kita latih sekitar 3 bulan untuk menjadi designer yang baik,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pati, Saiful Arifin menyatakan dukungannya terhadap program pembangunan SDM. Karena secara tak langsung, pembangunan SDM akan turut mendukung pengembangan potensi ekonomi daerah.

Ia pun bersyukur berbagai perguruan tinggi terus tumbuh dan berkembang di Kabupaten Pati. “Kondisi ini berdampak baik bagi Kabupaten Pati dalam pengembangan SDM,” kata Saiful Arifin.

Turut hadir dalam kesempatan ini, Direktur Bina Standarisasi Kompetensi Pelatihan Kerja Kemnaker, Sukiyo dan Kepala Disnaker Provinsi Jawa Tengah, Wika Bintang.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
Hikmah - Selasa, 29 Januari 2019 - 19:46 WIB

Kehadiran Jan Ethes dipersoalkan BPN Prabowo

KEHADIRAN cucu Joko Widodo, Jan Ethes, dalam berbagai kesempatan, dipersoalkan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno. Pasalnya pelibatan ...
Hikmah - Kamis, 17 Januari 2019 - 17:54 WIB

Minta maaf kepada pembenci, Ahok minta tidak usah disambut

BASUKI Tjahaja Purnama alias Ahok, mantan gubernur DKI, segera akan menghirup udara bebas pada 24 Januari 2019. Tanggal tersebut sangat ...
Hikmah - Rabu, 16 Januari 2019 - 16:10 WIB

Ahok segera bebas, dia dijemput keluarga di Mako Brimob

BASUKI Tjahaja Purnama alias Ahok dijadwalkan bebas pada 24 Januari 2019 mendatang. Mantan Gubernur DKI itu akan keluar dari Mako ...
Health - Senin, 14 Januari 2019 - 10:29 WIB

Suka Tidur Pakai Kipas Angin, Ini Bahayanya

Kipas angin seringkali menjadi pilihan untuk menyejukkan ruangan selain Air Conditioner. Kipas angin yang lebih ekonomis dan juga praktis karena ...
Health - Senin, 14 Januari 2019 - 10:16 WIB

Anak Tidak Diimunisasi Benarkah Tetap Sehat?

Seiring pemerintah menggalakkan program imunisasi untuk anak-anak, muncul juga kaum yang berbeda pendapat.Menurut mereka, anak-anak mereka sehat-sehat saja meski tidak ...
Trends - Jumat, 11 Januari 2019 - 14:44 WIB

Diajak ML Sama Pacar, Begini Cara Menolaknya

Seks bebas seperti sudah menjadi makanan sehari-hari remaja di Indonesia. Mereka yang pacaran sudah gampang saja melakukan hubungan seks bagaikan ...