Kamis, 24 Oktober 2019 | 07.02 WIB
KiniNEWS>Gaya>Health>Tak Mau Hamil, Ukur Suhu Tubuh Sebelum Berhubungan Intim

Tak Mau Hamil, Ukur Suhu Tubuh Sebelum Berhubungan Intim

Reporter : Rini Siregar | Kamis, 27 Desember 2018 - 13:30 WIB

IMG-1244

ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Tak semua kehamilan datang tepat waktu seperti yang diharapkan. Ada yang berharap segera dikaruniai anak, ada pula yang masih menundanya.

Apalagi jika si wanita baru melahirkan anak, hamil lagi akan menjadi masalah.

Untuk itu KB atau menggunakan kontrasepsi pencegah kehamilan perlu dilakukan. Namun, ada banyak orang yang khawatir atau sekedar malas menggunakan alat kontrasepsi. Mereka memilih KB alami, yakni dengan berbagai cara seperti memperhatikan masa kesuburan.

Nah, cara memperhatikan kesuburan juga bisa dilihat dengan beberapa cara di antaranya dengan melihat kalender haid, adapula dengan mengukur suhu tubuh.

“Basal body temperature” adalah salah satu cara untuk mencegah kehamilan secara alami. Penasaran bagaimana caranya?

Basal body temperature adalah cara mencegah kehamilan dengan mengetahui kondisi suhu tubuh dan keluarnya haid. Hal ini dilakukan dengan cara mengukur suhu badan.

Suhu badan seseorang tidak akan mengalami peningkatan setelah mengalami ovulasi. Pengukuran suhu basal dilakukan pada pagi hari segera setelah bangun tidur dan sebelum melakukan aktivitas lainnya.

Perlu diketahui bahwa rahim sedang mengalami proses ovulasi jika suhu tubuhmu meningkat dari suhu biasanya. Suhu normal tubuh sekitar 35,5-36 derajat Celcius.

Pada waktu ovulasi, suhu akan turun terlebih dahulu dan naik menjadi 37-38 derajat kemudian tidak akan kembali pada suhu 35 derajat Celcius. Pada saat itulah terjadi masa subur/ovulasi.

Suhu basal tubuh diukur dengan alat yang berupa termometer basal. Termometer basal ini dapat digunakan secara oral, per vagina, atau melalui dubur dan ditempatkan pada lokasi serta waktu yang sama selama 5 menit.

Nah, setelah tiga hari berlalu, pasangan bisa melakukan hubungan intim lagi tanpa khawatir akan hamil.

Masa subur juga bisa dilihat dengan cara ini. Jadi pada hari pertama saat suhu tubuhmu meningkat sampai tiga hari berikutnya adalah masa yang paling subur.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
Hikmah - Selasa, 29 Januari 2019 - 19:46 WIB

Kehadiran Jan Ethes dipersoalkan BPN Prabowo

KEHADIRAN cucu Joko Widodo, Jan Ethes, dalam berbagai kesempatan, dipersoalkan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno. Pasalnya pelibatan ...
Hikmah - Kamis, 17 Januari 2019 - 17:54 WIB

Minta maaf kepada pembenci, Ahok minta tidak usah disambut

BASUKI Tjahaja Purnama alias Ahok, mantan gubernur DKI, segera akan menghirup udara bebas pada 24 Januari 2019. Tanggal tersebut sangat ...
Hikmah - Rabu, 16 Januari 2019 - 16:10 WIB

Ahok segera bebas, dia dijemput keluarga di Mako Brimob

BASUKI Tjahaja Purnama alias Ahok dijadwalkan bebas pada 24 Januari 2019 mendatang. Mantan Gubernur DKI itu akan keluar dari Mako ...
Health - Senin, 14 Januari 2019 - 10:29 WIB

Suka Tidur Pakai Kipas Angin, Ini Bahayanya

Kipas angin seringkali menjadi pilihan untuk menyejukkan ruangan selain Air Conditioner. Kipas angin yang lebih ekonomis dan juga praktis karena ...
Health - Senin, 14 Januari 2019 - 10:16 WIB

Anak Tidak Diimunisasi Benarkah Tetap Sehat?

Seiring pemerintah menggalakkan program imunisasi untuk anak-anak, muncul juga kaum yang berbeda pendapat.Menurut mereka, anak-anak mereka sehat-sehat saja meski tidak ...
Trends - Jumat, 11 Januari 2019 - 14:44 WIB

Diajak ML Sama Pacar, Begini Cara Menolaknya

Seks bebas seperti sudah menjadi makanan sehari-hari remaja di Indonesia. Mereka yang pacaran sudah gampang saja melakukan hubungan seks bagaikan ...