Kamis, 24 Oktober 2019 | 06.06 WIB
KiniNEWS>Gaya>Woman>Komnas Perempuan: Kasus prostitusi online over expose

Komnas Perempuan: Kasus prostitusi online over expose

Selasa, 8 Januari 2019 - 13:02 WIB

IMG-1286

Komisioner Komnas Perempuan Mariana Amiruddin.

JAKARTA, kini.co.id – KOMNAS Perempuan menyayangkan ekspose yang berlebihan pada perempuan yang menjadi korban prostitusi online. Besarnya pemberitaan dinilai melebihi proses pengungkapan kasus yang baru berjalan.

Komisioner Komnas Perempuan Mariana Amiruddin mengatakan pihaknya mendapat berbagai pengaduan dari masyarakat tentang maraknya pemberitaan prostitusi online, khususnya yang melibatkan artis.

“Komnas Perempuan menyatakan sikap agar pihak media tidak mengeksploitasi perempuan yang dilacurkan, termasuk dalam hal ini artis yang diduga terlibat dalam prostitusi online,” kata Mariana, Selasa (8/1).

Pengaduan itu terkait pemberitaan yang dinilai sangat sewenang-wenang karena tidak mempertimbangkan pihak perempuan yang terduga sebagai korban. Nama perempuan, wajah, dan keluarganya juga diekspose.

Komnas Perempuan juga melakukan analisis pada sejumlah media yang diduga melanggar kode etik jurnalistik, serta pemuatan berita yang sengaja mengeksploitasi korban. Dalam analisis itu, kata Mariana, masih banyak media yang memberitakan kasus kekerasan terhadap perempuan, terutama kekerasan seksual, tidak berpihak pada korban.

Mariana menilai pemberitaan seringkali mengeksploitasi korban, membuka akses informasi korban kepada publik, hingga pemilihan judul yang akhirnya membuat masyarakat berpikir bahwa mereka ‘pantas’ menjadi korban kekerasan dan dihakimi.

Komnas Perempuan telah melakukan pemantauan dan pendokumentasian tentang berbagai konteks kekerasan terhadap perempuan yang berhubungan dengan industri prostitusi atau perempuan yang dilacurkan.

Mariana mengatakan mereka yang dilacurkan adalah perempuan korban perdagangan orang, perempuan dalam kemiskinan, korban eksploitasi orang-orang dekat, serta perempuan dalam jeratan muncikari, bahkan bagian dari gratifikasi seksual. Sekalipun dalam level artis, kata Mariana, kerentanan itu kerap terjadi.

“Prostitusi online kami khawatirkan sebagai bentuk perpindahan dan perluasan lokus dari prostitusi offline,” ujarnya.

Prostitusi online menyangkut soal cyber crime yang berbasis kekerasan terhadap perempuan, terutama kasus balas dendam bernuansa pornografi (revenge porn), dapat berupa distribusi gambar atau percakapan tanpa seizin yang bersangkutan.

Dalam catatan tahunan Komnas Perempuan tahun 2018, pengaduan langsung menyangkut hal ini semakin kompleks.

Selain itu, kata Mariana, perlu ada kajian mendalam karena tidak sedikit yang menjadi korban femicide (dibunuh karena dia perempuan) atau mengalami kematian gradual karena kerusakan alat reproduksi.

“Karenanya Komnas Perempuan berkesimpulan bahwa prostitusi adalah kekerasan terhadap perempuan, namun Komnas Perempuan menentang kriminalisasi yang menyasar pada perempuan yang dilacurkan,” kata Mariana.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
Hikmah - Selasa, 29 Januari 2019 - 19:46 WIB

Kehadiran Jan Ethes dipersoalkan BPN Prabowo

KEHADIRAN cucu Joko Widodo, Jan Ethes, dalam berbagai kesempatan, dipersoalkan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno. Pasalnya pelibatan ...
Hikmah - Kamis, 17 Januari 2019 - 17:54 WIB

Minta maaf kepada pembenci, Ahok minta tidak usah disambut

BASUKI Tjahaja Purnama alias Ahok, mantan gubernur DKI, segera akan menghirup udara bebas pada 24 Januari 2019. Tanggal tersebut sangat ...
Hikmah - Rabu, 16 Januari 2019 - 16:10 WIB

Ahok segera bebas, dia dijemput keluarga di Mako Brimob

BASUKI Tjahaja Purnama alias Ahok dijadwalkan bebas pada 24 Januari 2019 mendatang. Mantan Gubernur DKI itu akan keluar dari Mako ...
Health - Senin, 14 Januari 2019 - 10:29 WIB

Suka Tidur Pakai Kipas Angin, Ini Bahayanya

Kipas angin seringkali menjadi pilihan untuk menyejukkan ruangan selain Air Conditioner. Kipas angin yang lebih ekonomis dan juga praktis karena ...
Health - Senin, 14 Januari 2019 - 10:16 WIB

Anak Tidak Diimunisasi Benarkah Tetap Sehat?

Seiring pemerintah menggalakkan program imunisasi untuk anak-anak, muncul juga kaum yang berbeda pendapat.Menurut mereka, anak-anak mereka sehat-sehat saja meski tidak ...
Trends - Jumat, 11 Januari 2019 - 14:44 WIB

Diajak ML Sama Pacar, Begini Cara Menolaknya

Seks bebas seperti sudah menjadi makanan sehari-hari remaja di Indonesia. Mereka yang pacaran sudah gampang saja melakukan hubungan seks bagaikan ...