Kamis, 24 Oktober 2019 | 06.40 WIB
KiniNEWS>Gaya>Hikmah>Minta maaf kepada pembenci, Ahok minta tidak usah disambut

Minta maaf kepada pembenci, Ahok minta tidak usah disambut

Kamis, 17 Januari 2019 - 17:54 WIB

IMG-1321

Surat permohonan ma'af Ahok kepada pembencinya.

JAKARTA, kini.co.id – BASUKI Tjahaja Purnama alias Ahok, mantan gubernur DKI, segera akan menghirup udara bebas pada 24 Januari 2019. Tanggal tersebut sangat penting bagi Ahok dan para pendukungnya, usai menjalani hukuman perkara penistaan agama.

Suatu yang mengharukan, menjelang kebebasannya, Ahok memohon maaf atas segala tutur kata, sikap dan perbuatan yang sengaja maupun tidak sengaja menyakiti hati.

Permintaan maaf itu ditujukan kepada warga DKI, khususnya para PNS DKI Jakarta dan kelompok masyarakat yang disebut Ahok sebagai pembencinya. Permintaan maaf itu ditulis dalam akun Instagram @basukibtp, hari ini, Kamis (17/7).

Bukan saja permintaan maaf, melalui surat itu juga Ahok memohon agar warga tak lagi memanggilnya dengan sebutan Ahok, melainkan inisial namanya BTP.

“Saya mohon maaf, dan saya keluar dari sini dengan harapan panggil saya BTP bukan Ahok,” tulisnya.

Ahok juga mengingatkan para pendukungnya yang hendak menjemputnya di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Dia meminta agar pendukungnya mengurungkan niat tersebut.

“Saya sarankan demi untuk kebaikan dan ketertiban umum bersama dan untuk menolong saya, sebaiknya saudara-saudara tidak melakukan penyambutan apalagi menginap,” tulis Ahok.

Alasanya, menurut BTP, pada tanggal 24 Januari 2019, saat dia bebas adalah hari Kamis, hari di saat orang-orang bekerja.

“Jalanan di depan Mako Brimob adalah satu-satunya jalan utama bagi saudara-saudara yang mau mencari nafkah,” katanya.

Terkait kebebasannya, Ahok mengaku bersyukur telah menjalani masa hukuman. Dia bahkan, mengaku bersyukur karena tak terpilih di Pemilihan Gubernur DKI tahun 2017. Kata dia, selama dipenjara dia telah belajar menguasai diri.

“Jika waktu bisa diputar kembali, mau pilih yang mana? saya akan memilih ditahan di Mako Brimob untuk belajar dua tahun (liburan remisi 3,5 bulan) untuk menguasai diri seumur hidup,” katanya.

Menurut BTP ini, dia terpilih lagi sebagai Gubernur DKI tahun 2017 silam, dia memprediksi dirinya akan menjadi semakin arogan, dan kasar. “Semakin menyakiti hati banyak orang,” katanya.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Gaya Terkini Lainnya
Hikmah - Selasa, 29 Januari 2019 - 19:46 WIB

Kehadiran Jan Ethes dipersoalkan BPN Prabowo

KEHADIRAN cucu Joko Widodo, Jan Ethes, dalam berbagai kesempatan, dipersoalkan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno. Pasalnya pelibatan ...
Hikmah - Rabu, 16 Januari 2019 - 16:10 WIB

Ahok segera bebas, dia dijemput keluarga di Mako Brimob

BASUKI Tjahaja Purnama alias Ahok dijadwalkan bebas pada 24 Januari 2019 mendatang. Mantan Gubernur DKI itu akan keluar dari Mako ...
Health - Senin, 14 Januari 2019 - 10:29 WIB

Suka Tidur Pakai Kipas Angin, Ini Bahayanya

Kipas angin seringkali menjadi pilihan untuk menyejukkan ruangan selain Air Conditioner. Kipas angin yang lebih ekonomis dan juga praktis karena ...
Health - Senin, 14 Januari 2019 - 10:16 WIB

Anak Tidak Diimunisasi Benarkah Tetap Sehat?

Seiring pemerintah menggalakkan program imunisasi untuk anak-anak, muncul juga kaum yang berbeda pendapat.Menurut mereka, anak-anak mereka sehat-sehat saja meski tidak ...
Trends - Jumat, 11 Januari 2019 - 14:44 WIB

Diajak ML Sama Pacar, Begini Cara Menolaknya

Seks bebas seperti sudah menjadi makanan sehari-hari remaja di Indonesia. Mereka yang pacaran sudah gampang saja melakukan hubungan seks bagaikan ...
Style - Jumat, 11 Januari 2019 - 12:20 WIB

Agnez Mo jadi artis Indonesia paling populer di Twitter pada 2018

MESKI saat ini tengah fokus dengan karier bermusiknya di Amerika Serikat, namun tak berarti popularitas Agnez Mo di Tanah Air ...